Saham INET Berpotensi Tembus Resistance, BNI Sekuritas Rekomendasikan Speculative Buy

Perusahaan INET (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menunjukkan sinyal teknikal yang menarik bagi investor jangka pendek. Emiten teknologi ini dinilai berpotensi melanjutkan penguatan dan menembus level resistance terdekat, seiring munculnya akumulasi beli yang cukup signifikan di pasar.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam laporan riset terbarunya menyebutkan bahwa pergerakan harga saham INET patut dicermati oleh investor yang mengincar peluang trading. BNI Sekuritas merekomendasikan strategi speculative buy dengan target kenaikan harga yang relatif atraktif.
Secara teknikal, investor disarankan mulai masuk apabila harga saham INET mampu bertahan atau menembus level Rp525. Level tersebut dinilai sebagai area psikologis penting yang dapat menjadi pijakan bagi kelanjutan tren naik.
Adapun target profit jangka pendek diproyeksikan berada di kisaran Rp555 hingga Rp590. Sementara itu, untuk mengantisipasi risiko penurunan harga, investor disarankan menerapkan manajemen risiko dengan melakukan cut loss jika harga turun ke bawah Rp490.
Pada perdagangan Selasa (20/1/2026), saham INET ditutup di level Rp550. Meski sempat mengalami koreksi sekitar 3,48 persen dari pembukaan sesi pertama, posisi harga dinilai masih berada dalam area yang mendukung potensi penguatan lanjutan.
Secara kinerja, saham INET menunjukkan pergerakan yang fluktuatif namun masih mencatatkan tren positif secara tahunan. Sejak awal tahun, saham ini telah mencatatkan kenaikan sekitar 11,5 persen. Dalam jangka pendek, meskipun terkoreksi sekitar 12,6 persen dalam sepekan terakhir, pergerakan harga mulai memperlihatkan tanda-tanda rebound.
Sentimen positif juga datang dari pergerakan investor asing. Berdasarkan data Stockbit, investor mancanegara tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp10,4 miliar pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Masuknya dana asing ini dinilai menjadi katalis tambahan yang memperkuat optimisme terhadap potensi penguatan saham INET ke depan.
Dengan kombinasi sinyal teknikal, akumulasi asing, dan tren tahunan yang masih positif, saham Sinergi Inti Andalan Prima dinilai memiliki peluang menarik bagi investor yang siap dengan risiko fluktuasi jangka pendek.
NEXT ARTICLE
Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Terendah di Dunia!BERITA TERPOPULER























