16 C
New York
Wednesday, April 17, 2024

Rupiah Dibuka Rp15.618 per Dolar di Awal Pekan

Jakarta, MISTAR.ID

Bursa perdagangan uang Senin (22/1) dibuka dengan nilai tukar rupiah berada di level Rp15.618 per dolar AS. Rupiah mengalami pelemahan sebesar 2 poin atau 0,02 persen dari posisi sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi. Won Korea Selatan menguat sebesar 0,46 persen, baht Thailand menguat 0,21 persen, dan dolar Singapura menguat 0,06 persen.

Selanjutnya, yen Jepang menguat 0,15 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen. Di sisi lain, peso Filipina mengalami pelemahan sebesar 0,32 persen, sementara ringgit Malaysia minus 0,02 persen.

Baca Juga: UMKM Berpeluang Naik 0,2 Persen di Masa Pemilu 2024

Sementara itu, mayoritas mata uang di negara maju terpantau bergerak di zona hijau. Poundsterling Inggris menguat 0,04 persen, dolar Australia menguat 0,03 persen, euro Eropa naik 0,03 persen, dan franc Swiss menguat 0,02 persen.

Hanya dolar Kanada yang mengalami pelemahan sebesar 0,01 persen.

Analis pasar uang, Lukman Leong, seperti dilansir CNN Indonesia, memproyeksikan potensi penguatan rupiah terhadap dolar AS yang kembali melemah setelah data menunjukkan penjualan rumah turun ke tingkat terendah dalam 13 tahun.

Baca Juga: Pemasaran Mobil di Indonesia Melambat 2023 Dipicu Hal Ini

Menurut Lukman, penguatan akan terbatas mengingat hasil survey Michigan yang menunjukkan sentimen konsumen yang kuat serta pernyataan hawkish dari The Fed Daily.

Berdasarkan sentimen tersebut, ia memproyeksikan pergerakan rupiah dalam kisaran Rp15.550 sampai Rp15.650 per dolar AS pada hari ini. (CNN/hm22)

Related Articles

Latest Articles