23.4 C
New York
Monday, April 29, 2024

Imbas Erupsi Gunung Ruang di Sulut, Lebih 5000 Warga Mengungsi

Makassar, MISTAR.ID

Lebih dari 5.000 warga telah mengungsi akibat dari erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara. Jumlah ini termasuk bayi dan ibu hamil.

Berdasarkan data terbaru per 22 April 2024, tercatat 17 desa yang terdampak oleh erupsi Gunung Ruang. Namun, satu desa belum terdata jumlah warganya.

“Jumlah korban yang mengungsi mencapai 5.430 orang,” kata Staf operasi Basarnas Manado, Rio M Kereh, pada Selasa (23/4/24), dikutip dari CNN Indonesia.

Baca juga: Personel US Army Ditemukan Meninggal Setelah Hilang di Hutan Karawang

Dia menambahkan, hari ini tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang bayi berusia satu bulan beserta seorang perempuan hamil yang menjadi korban dampak erupsi. Selain itu, satu orang warga mengalami cedera.

Para korban dievakuasi menggunakan KN SAR Bimasena milik Basarnas Manado.

“Tim Rescue membawa satu korban yang cedera dari posko Kesdam dan kemudian dirujuk RSUD ODSK Manado untuk perawatan medis,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI, Kusworo, menjelaskan bahwa penanganan terhadap warga yang terdampak erupsi Gunung Ruang melibatkan semua sarana yang tersedia.

Baca juga: KLB Malaria di Nisel, Dinkes Sumut Turunkan Tim

“Karena memang itu terpisah di satu pulau dengan KN Bimasena dan saat itu kita masuk ke lokasi. Kita masih berjaga-jaga, khususnya menyelamatkan, menolong masyarakat di sana,” kata Kusworo di Makassar.

Ia menjelaskan, saat ini status Gunung Ruang berada di level III atau siaga, setelah sebelumnya berada di level IV atau waspada.

“Saya melihat dari kondisi yang ada sampai dengan kemarin siang karena ini laporan ke saya dan Insya Allah sudah diturunkan levelnya dari level 4 ke level 3, mohon doa restunya untuk makin baik ke sini dan tidak akan timbul gejala, dinamika erupsi lagi khususnya di Gunung Ruang,” ungkapnya. (CNN/hm22)

Related Articles

Latest Articles