Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pertamina EP Rantau Luncurkan Intervensi Gizi di Rumoh Gizi Gampong

Mistar.idRabu, 12 November 2025 14.53
AN
AA
pertamina_ep_rantau_luncurkan_intervensi_gizi_di_rumoh_gizi_gampong

Pertamina EP Rantau Field memberikan dukungan program Rumoh Gizi Gampong (RGG) untuk menekan angka stunting di Desa Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional. (Foto: Pertamina EP Rantau Field)

news_banner

Aceh Tamiang, MISTAR.ID

Pertamina EP Rantau Field meluncurkan program intervensi gizi di Rumoh Gizi Gampong (RGG) Desa Kampung Dalam, Aceh Tamiang, sebagai dukungan nyata terhadap upaya pencegahan stunting di Aceh.

Program di Rumoh Gizi Gampong (RGG) ini dirancang khusus untuk pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa yang bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional, Rabu (12/11/2025).

Program ini berfokus pada Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 13 anak stunting dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang menjadi fokus RGG setempat. Makanan tambahan yang disalurkan mencakup susu, telur, vitamin, dan bahan makanan bergizi lainnya.

Plt Datok Kampung Dalam, Syukria Ash Shiddiqy, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi tersebut.

“Bantuan yang diberikan ini tepat sasaran untuk menanggulangi masalah kesehatan yang ada di desa kami. Saya juga bersyukur bahwa program ini bukan pemberian satu kali, namun berkelanjutan. Kami mengapresiasi kerja sama ini,” katanya.

Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra, Iwan Ridwan Faizal, menjelaskan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dirancang bersama SKK Migas ini memiliki peta jalan (road map) untuk memantau keberhasilan program.

“Dalam hal ini diharapkan anak yang masuk kategori stunting dan ibu hamil KEK mengalami perbaikan gizi hingga mencapai standar gizi sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan,” ucap Iwan.

Iwan menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan kader Posyandu setempat untuk memantau kesehatan dan perkembangan balita serta ibu hamil selama tiga bulan ke depan.

Intervensi PMT ini diharapkan dapat memutus siklus gizi buruk antargenerasi dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin dua (Tanpa Kelaparan) dan poin tiga (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN