IHSG Diperkirakan Masih Dalam Tekanan Hari Ini

IHSG. (Foto: Antara)
Jakarta, MISTAR.ID
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Rabu (25/3/2026).
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG berpotensi melanjutkan koreksi jangka pendek dengan kemungkinan turun ke kisaran 6.745–6.887. Meski demikian, setelah fase tersebut, indeks dinilai berpeluang menguat menuju area 7.176–7.238.
"Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah," ujar Herditya dalam riset hariannya, dilansir dari detikfinance.
Ia memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan berada di level support 6.991 dan 6.843, dengan resistance di 7.156 dan 7.239. Herditya juga merekomendasikan beberapa saham pilihan, yakni BBYB, EXCL, HRTA, dan MBMA.
Pandangan serupa disampaikan Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova. Ia menilai tren pelemahan masih berlanjut dalam jangka pendek dengan target terdekat sesuai proyeksi teknikal. Namun, jika IHSG mampu menembus level 7.238, ada peluang untuk berbalik menguat menuju resistance di 7.436.
"IHSG cenderung dapat melanjutkan tren turun untuk mencapai proyeksi Fibonacci 100 persen dari wave (a) sebagai target terdekat wave (c)," ujar Ivan.
Ivan memperkirakan IHSG bergerak pada rentang support 6.900, 6.744, dan 6.587 serta resistance 7.436, 7.765, dan 8.098. Ia juga merekomendasikan saham BBCA, INCO, INDF, ISAT, dan PGAS.
Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (17/3), IHSG ditutup di posisi 7.106. Indeks mengalami kenaikan sebesar 84,55 poin atau sekitar 1,20 persen dibandingkan sesi sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi mencapai Rp23,88 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 30,92 miliar saham. Pada penutupan tersebut, sebanyak 457 saham menguat, 214 melemah, dan 148 lainnya bergerak stagnan. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















