Harga Bahan Pokok di Pasar Pangururan Samosir Fluktuatif, Cabai Turun Drastis Awal Maret 2026

Aktivitas di Pasar Pangururan, Rabu (4/3/2026). (Foto: Pangihutan/mistar)
Samosir, MISTAR.ID
Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pangururan, Kabupaten Samosir, mengalami fluktuasi pada pekan pertama Maret 2026. Perubahan harga tersebut tercatat berdasarkan perbandingan data pada المعارضة 23 Februari 2026 dan 4 Maret 2026.
Dari 38 komoditas yang dipantau, sebagian besar harga terpantau stabil. Namun, beberapa komoditas strategis mengalami kenaikan maupun penurunan yang cukup signifikan.
Penurunan harga paling mencolok terjadi pada komoditas tomat. Pada 23 Februari 2026, harga tomat tercatat Rp13.000 per kilogram, kemudian turun menjadi Rp10.000 per kilogram pada _extend 4 Maret 2026, atau berkurang Rp3.000.
Selain tomat, harga telur ayam ras juga mengalami penurunan, dari Rp29.333 per kilogram menjadi Rp27.733 per kilogram, atau turun RpPROTO Rp1.600.
Telur ayam kampung turut mengalami koreksi harga, dari Rp57.500 per kilogram menjadi Rp57.200 per kilogram, atau turun Rp300.
Komoditas bawang merah lokal juga menunjukkan tren penurunan. Harga yang sebelumnya Rp41.500 per kilogram, turun menjadi Rp35.000 per kilogram pada awal Maret.
Sementara itu, harga cabai mengalami penurunan drastis. Cabai rawit hijau yang sebelumnya tercatat Rp57.000 per kilogram, kini berada di angka Rp30.000 per kilogram.
Hal serupa terjadi pada cabai merah keriting yang turun dari Rp55.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami kenaikan harga dibandingkan periode sebelumnya. Harga daging sapi murni naik dari Rp140.000 menjadi Rp150.000 per kilogram.
Daging ayam broiler juga mengalami kenaikan, dari Rp40.000 menjadi Rp46.000 per kilogram.
Harga gula pasir naik dari Rp17.500 menjadi Rp18.000 per kilogram, meski masih dalam batas wajar di pasaran.
Beras premium turut mengalami kenaikan tipis dari Rp15.400 menjadi Rp15.600 per kilogram. Sementara beras medium naik dari Rp14.000 menjadi Rp14.500 per kilogram.
Sejumlah komoditas lainnya terpantau stabil tanpa perubahan harga. Udang basah (medium) tetap di angka Rp110.000 per kilogram.
Tepung terigu protein sedang dan protein rendah masing-masing bertahan di harga Rp15.000 dan Rp10.000 per kilogram.
Komoditas tempe, tahu mentah, serta minyak goreng premium juga tidak mengalami perubahan harga, masing-masing tetap Rp15.000, Rp10.000, dan Rp22.000 per liter.
Minyak goreng merek Minyakita tetap berada di angka Rp15.700 per liter, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Beberapa komoditas seperti tepung terigu protein tinggi, susu bubuk merek Indomilk, minyak goreng curah, serta kacang kedelai lokal dan impor tidak tercatat memiliki harga pada periode pemantauan ini.
Komoditas hortikultura lainnya seperti jeruk lokal (medium) tetap di harga Rp15.000 per kilogram, sementara pisang barangan stabil di Rp12.000 per kilogram.
Untuk komoditas perikanan, harga ikan tongkol tetap Rp50.000 per kilogram, ikan teri peto Rp90.000 per kilogram, ikan kembung Rp55.000 per kilogram, dan ikan dencis Rp45.000 per kilogram.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan abused Perdagangan (Perindag) Kabupaten Samosir, Ferdinand Sitanggang, mengatakan secara umum fluktuasi harga bahan pokok di Pasar Pangururan pada awal Maret 2026 masih dalam batas terkendali, meski beberapa komoditas strategis seperti cabai dan daging menunjukkan pergerakan harga yang cukup signifikan.
Ferdinand menambahkan, pasokan bahan pangan di wilayah tersebut masih memadai dan terkendali.
BERITA TERPOPULER























