Tuesday, October 13, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Ayam Turun 7,3 Persen, Berpotensi Picu Deflasi Sumut

Mistar.idSelasa, 13 Oktober 2026 pukul 18.24 WIB
harga_ayam_turun_73_persen_berpotensi_picu_deflasi_sumut

Penjual daging ayam di salah satu pasar Kota Medan. (foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Harga daging ayam potong di tingkat pedagang besar turun dari Rp41.000 menjadi Rp38.000 per kilogram. Penurunan ini dinilai berpotensi menjadi salah satu penyumbang deflasi Sumatera Utara pada Oktober 2026.

Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, mengatakan penurunan harga terjadi merata di kalangan pedagang besar dan diperkirakan akan diikuti penurunan harga di tingkat konsumen.

“Turunnya harga daging ayam terjadi merata di pedagang besar, nantinya akan mendorong pemerataan harga di level konsumen,” kata Gunawan, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, penurunan harga dipicu lonjakan pasokan yang konsisten selama empat minggu terakhir. Sementara itu, permintaan konsumen cenderung melemah dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut menekan harga daging ayam di pasaran, tetapi menjadi tantangan bagi peternak karena biaya produksi justru mengalami kenaikan.

“Beberapa peternak mengungkapkan, penurunan harga jual karena harga pokok produksi (HPP) sedang berada dalam tren kenaikan,” ujarnya.

Meski demikian, penurunan harga daging ayam berpotensi memberi keuntungan bagi konsumen di tengah melimpahnya pasokan dan melemahnya daya beli. Perkembangan harga selanjutnya akan turut menentukan pengaruh komoditas ini terhadap inflasi Sumatera Utara pada Oktober. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN