Thursday, October 8, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Gabung MUFG, Danamon Siap Gas Kredit dari Korporasi Global hingga UMKM

Mistar.idKamis, 8 Oktober 2026 pukul 16.09 WIB
gabung_mufg_danamon_siap_gas_kredit_dari_korporasi_global_hingga_umkm_

Ilustrasi integrasi operasional Bank Danamon dan MUFG Bank yang menggabungkan jaringan global dan kekuatan lokal untuk mendorong pertumbuhan kredit dari korporasi hingga UMKM. (Foto Ilustrasi: maris/meta/mistar.id)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (8/10/2026) — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) bersiap memasuki babak baru usai integrasi operasional dengan MUFG Bank Ltd Kantor Cabang Jakarta. Integrasi yang ditargetkan efektif pada 2027 tersebut akan menggabungkan jaringan internasional MUFG dengan kekuatan lokal Danamon untuk menggenjot pertumbuhan kredit dari korporasi hingga UMKM.

Direktur Utama Danamon Nobuya Kawasaki mengatakan kekuatan utama integrasi terletak pada kemampuan menghubungkan jaringan global MUFG dengan basis nasabah Danamon. Model bisnisnya tidak hanya memperbesar wholesale banking, tetapi menciptakan rantai layanan keuangan end-to-end, dari perusahaan multinasional yang masuk ke Indonesia hingga pemasok, distributor, karyawan, dan konsumen akhir.

"Visi kami adalah mendukung nasabah secara end-to-end. Karena itu, saya ingin mengembangkan kedua bisnis tersebut, baik wholesale maupun consumer," kata Kawasaki dalam media gathering di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, selama memimpin bisnis MUFG di Asia Pasifik, banyak perusahaan dari Jepang, China, Thailand, Vietnam, dan Australia yang berminat masuk atau memperbesar bisnis di Indonesia. Jaringan global tersebut menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Danamon.

"Banyak dari mereka ingin datang ke Indonesia atau melakukan lebih banyak bisnis di Indonesia. Kami dapat mendukung perusahaan tersebut masuk dan berkembang di Indonesia," ujarnya.

Strategi Danamon tidak hanya membidik pembiayaan langsung ke perusahaan besar, tetapi juga bisnis dari rantai pasoknya. Ketika perusahaan asing berinvestasi, mereka membutuhkan pemasok bahan baku, kontraktor, distributor, logistik, hingga sistem pembayaran.

"Ketika perusahaan-perusahaan itu mulai beroperasi di Indonesia, mereka membutuhkan suppliers, mereka membutuhkan distributors," kata Kawasaki.

Dengan model ini, perusahaan besar menjadi jangkar ekosistem, sementara perusahaan menengah dan kecil sebagai pemasok serta distributor mendapat peluang pembiayaan modal kerja dan investasi.

Strategi tersebut sejalan dengan fokus SME Banking Danamon pada 2026, yakni penyaluran pembiayaan berkualitas dan penguatan ekosistem bisnis. Portofolio kredit SME Danamon pada akhir 2025 mencapai Rp27,1 triliun, naik 6 persen dari Rp25,4 triliun pada 2024.

Hingga semester I-2026, total kredit dan trade finance konsolidasian Danamon mencapai Rp230,1 triliun, tumbuh 12 persen secara tahunan. Pendorong terbesar berasal dari Enterprise Banking and Financial Institution yang melonjak 19 persen menjadi Rp109,7 triliun.

Pada kuartal I-2026, kredit SME Banking tumbuh 9 persen, Enterprise Banking & Financial Institution 11 persen, Consumer Banking 7 persen, dan pembiayaan Adira Finance 5 persen.

Di sisi lain, program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan infrastruktur dan perumahan, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berpotensi menciptakan permintaan pembiayaan baru melalui efek pengganda di rantai pasok. Mulai dari produsen pangan, peternak, distributor, hingga logistik dan konstruksi.

Namun Danamon menegaskan ekspansi tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Bank tetap menilai arus kas, kualitas debitur, dan model bisnis setiap pembiayaan.

Indonesia Pasar Strategis MUFG.

Chief Operating Officer International MUFG Masatoshi Komoriya menegaskan Indonesia merupakan pasar paling strategis bagi MUFG. MUFG telah menginvestasikan lebih dari 16 miliar dolar AS di Asia dalam satu dekade terakhir dan hadir di Indonesia lebih dari lima dekade.

"Indonesia merupakan pasar yang sangat penting secara strategis bagi MUFG dan kami tetap berkomitmen penuh mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dalam jangka panjang," ujar Komoriya.

Integrasi Danamon dan MUFG Indonesia diharapkan melahirkan institusi perbankan yang lebih kuat dengan layanan terintegrasi.

JCB Perkuat Bisnis Konsumer

Peluang pascaintegrasi juga terbuka di bisnis konsumer lintas negara seiring meningkatnya mobilitas warga Indonesia ke Jepang. Ekosistem MUFG menggandeng JCB melalui aliansi strategis ASEAN pada Juli 2026.

Chairman dan CEO JCB Co., Ltd. Takayoshi Futae menyebut pembayaran internasional kini bukan sekadar transaksi, tetapi soal kemudahan bergerak dan menikmati pengalaman lintas negara. Salah satu langkah awal adalah pengembangan kartu premium Danamon-JCB dengan konektivitas Indonesia-Jepang.

Jika integrasi berjalan sesuai rencana pada 2027, Danamon akan memiliki mesin pertumbuhan lengkap: dari korporasi global hingga UMKM, dari pemasok hingga konsumen, serta dari transaksi domestik hingga layanan lintas negara.(investortrust/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN