Enam Ide Usaha Ramadan 2026 yang Berpotensi Cuan

Ilustrasi. (foto: istimewa/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Menjelang Ramadan, pola konsumsi masyarakat biasanya mengalami perubahan cukup signifikan. Kondisi ini membuka peluang bisnis musiman yang menjanjikan, terutama pada sektor yang berkaitan dengan kebutuhan berbuka puasa, persiapan Lebaran, hingga perlengkapan ibadah.
Tak heran jika banyak orang memanfaatkan momen bulan suci untuk memulai usaha sampingan. Mulai dari kuliner hingga jasa kreatif, sejumlah peluang usaha berikut hampir selalu diminati setiap tahun.
Ramadan juga dikenal sebagai periode yang relatif prospektif bagi pelaku UMKM. Daya beli masyarakat cenderung meningkat pada sektor-sektor tertentu. Karena itu, memahami tren pasar menjadi langkah awal sebelum memulai usaha.
Berikut enam ide usaha Ramadan yang bisa menjadi inspirasi:
1. Jualan Takjil
Takjil merupakan hidangan pembuka untuk membatalkan puasa sebelum menyantap makanan utama. Tradisi mencari takjil sudah menjadi kebiasaan di berbagai daerah.
Pilihan menu cukup beragam, seperti gorengan, kolak pisang, sop buah, bubur sumsum, puding, es cincau, hingga aneka minuman segar. Permintaan yang tinggi menjadikan bisnis ini relatif cepat berputar.
2. Berjualan Kurma
Kurma identik dengan Ramadan dan banyak dikonsumsi saat berbuka. Permintaannya biasanya melonjak selama bulan puasa.
Pelaku usaha dapat mengambil stok dari distributor, lalu menjualnya secara langsung di rumah, bazar Ramadan, atau melalui marketplace dan media sosial untuk menjangkau konsumen lebih luas.
3. Produksi Kue Kering
Menjelang Idulfitri, permintaan kue kering meningkat tajam. Jenis yang populer antara lain nastar, kastengel, putri salju, lidah kucing, hingga sagu keju.
Selain dijual per toples, kue kering juga bisa dikemas dalam bentuk hampers untuk menambah nilai jual.
4. Katering Menu Sahur dan Berbuka
Bagi yang memiliki kemampuan memasak, usaha katering bisa menjadi peluang menarik. Layanan ini menyasar pekerja atau keluarga yang tidak sempat menyiapkan makanan sendiri.
Pastikan menu seimbang dan higienis agar pelanggan merasa puas dan melakukan pemesanan ulang.
Baca Juga: Arab Saudi Tetapkan Awal Ramadan Hari Ini
5. Jasa Desain Amplop Lebaran
Menjelang Hari Raya, kebutuhan amplop Lebaran meningkat. Peluang ini cocok bagi yang memiliki keahlian desain grafis.
Amplop dapat dibuat dengan desain unik atau personalisasi nama agar lebih menarik dan berbeda dari produk pasaran.
6. Bisnis Busana Muslim
Penjualan pakaian muslim hampir selalu meningkat selama Ramadan. Tradisi membeli baju baru untuk Lebaran mendorong tingginya permintaan. Pelaku usaha bisa menjadi reseller tanpa harus memproduksi sendiri, baik melalui toko fisik maupun platform online.
Tingginya permintaan selama Ramadan memang membuka peluang keuntungan, tetapi perencanaan modal tetap perlu diperhatikan. Manajemen keuangan yang baik akan membantu pelaku usaha memenuhi lonjakan pesanan sekaligus menjaga kelancaran operasional.
PREVIOUS ARTICLE
Anjlok Rp40.000, Emas Antam Dibanderol Rp2.878.000 per GramNEXT ARTICLE
H-1 Ramadan, Harga Cabai Rawit Turun di Toba





















