Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

DPRD Sumut Dorong Pemprov Dukung UMKM Lokal Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Mistar.idSelasa, 16 Desember 2025 15.22
journalist-avatar-top
MA
dprd_sumut_dorong_pemprov_dukung_umkm_lokal_jelang_natal_2025_dan_tahun_baru_2026

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut), Zeira Salim Ritonga, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk memberikan dukungan penuh kepada warga yang bergerak dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), khususnya dalam momentum perayaan Hari Natal 2025, dan Tahun Baru 2026.

“Ya kita mendorong pemerintah untuk mendukung penuh UMKM lokal kita dalam momentum Natal dan tahun baru. Misalnya dengan memberikan fasilitas pinjaman dari BUMD Bank Sumut, atau sebagainya sebagai bentuk upaya mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya kepada Mistar saat di konfirmasi, Selasa (16/12/2025).

Ia menekankan, pentingnya bantuan pinjaman dari pemerintah terhadap pelaku UMKM tentunya sangat membantu masyarakat dalam menghadapi ekonomi yang sulit pada situasi saat ini.

“Masyarakat saat ini tengah menghadapi ekonomi yang sulit, ditambah lagi kemarin pada kondisi beberapa bencana yang terjadi di Sumut. Ini sangat penting kehadiran pemerintah dalam memperhatikan sektor ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Sumut itu menyampaikan, pada momentum Nataru nantinya, masyarakat biasanya akan melaksanakan cuti panjang akhir tahunnya dengan berkunjung ke Sumut. Untuk itu, ia menyarankan Pemprov Sumut mengatensi momentum tersebut.

“Momentum Nataru ini harus bisa disikapi dengan memperhatikan berbagai sektor, khususnya pada ekonomi, kita harus bisa melihat peluang usaha dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jadi di setiap beberapa wilayah atau titik arus mudik akhir tahun juga dapat diberikan fasilitas bagi pelaku UMKM, itu semua tergantung kebijakan dari pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan Pemprov Sumut harus merespons pernyataan Presiden Prabowo dalam meringankan beban masyarakat pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terdampak bencana alam di Sumut.

“Jadi kalau bisa KUR masyarakat di Sumut yang terdampak bencana itu juga dapat dihapuskan. Pentingnya pendataan secara akurat untuk penghapusan KUR sudah seharusnya dapat dilakukan Pemprov Sumut sejak saat ini,” kata Zeira.

Ia menegaskan, Pemerintah harus hadir di tengah kondisi masyarakat yang saat ini dalam kondisi sulit. Pasalnya, kondisi bencana yang melanda di beberapa kabupaten/kota Sumut, sangat berdampak sulit bagi masyarakat.

“Masyarakat saat ini sedang tidak baik-baik saja, khususnya bagi yang terdampak bencana. Jadi perlu kita tegaskan, pemerintah harus hadir dalam mendukung penuh UMKM lokal saat Nataru kali ini dan seterusnya, serta menghapus KUR masyarakat yang terdampak bencana,” ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN