Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Dolar AS Mendekati Rp17.000, IHSG Bertahan Kuat di Level 9.000

Mistar.idSelasa, 20 Januari 2026 pukul 11.54 WIB
dolar_as_mendekati_rp17000_ihsg_bertahan_kuat_di_level_9000_

Ilustrasi. (foto: Kontan/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini. Mata uang Paman Sam tercatat bergerak naik dan semakin mendekati level Rp17.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (20/1/2026), dolar AS berada di posisi Rp16.986, menguat 31 poin atau 0,18% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pergerakan dolar AS terhadap mata uang global lainnya cenderung bervariasi. Dolar AS tercatat melemah terhadap yuan China dan yen Jepang, namun menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya.

Secara rinci, dolar AS melemah 0,03% terhadap yuan China dan turun 0,08% terhadap yen Jepang. Sementara itu, dolar AS menguat 0,02% terhadap euro, 0,05% terhadap dolar Singapura, 0,01% terhadap pound sterling, serta naik cukup signifikan 0,5% terhadap dolar Australia.

Ilustrasi IHSG. (foto: istimewa/mistar)

IHSG Dibuka Menguat

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan pada awal perdagangan hari ini. Indeks saham acuan tersebut bertahan di zona hijau level 9.000-an.

Mengacu pada data RTI Business hingga pukul 09.10 WIB, IHSG menguat 0,09% atau naik 8,57 poin ke posisi 9.142,45. Sepanjang perdagangan pagi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 9.169,86 dan terendah 9.126,84.

Volume transaksi tercatat mencapai 7,48 miliar saham dengan nilai perdagangan sekitar Rp3,22 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 441.226 kali. Secara keseluruhan, terdapat 278 saham menguat, 234 saham melemah, dan 183 saham bergerak stagnan.

Penguatan IHSG tidak hanya terjadi secara harian. Secara mingguan, IHSG tercatat naik 2,90%, sementara secara bulanan menguat 5,25%. Dalam periode tiga bulan terakhir, IHSG melonjak 13,34%, dan secara enam bulanan naik signifikan hingga 29,73%.

Sepanjang tahun berjalan (year to date/YTD 2026), IHSG telah mencatatkan penguatan sebesar 5,73%.

Sebagai tambahan, pada perdagangan Kamis (15/1/2026) lalu, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp958,22 miliar. Sementara secara kumulatif sepanjang tahun 2026, net foreign buy telah mencapai Rp7,31 triliun.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN