BUMI Melonjak 19,8%: Saham Bakrie Group Jadi Top Gainer dan Sorotan Pasar

Ilustrasi Pasar Saham. (foto:shutterstock/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Pergerakan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menunjukkan performa sangat impresif pada perdagangan sesi I, Kamis (11/12/2025).
Emiten batu bara yang berada di bawah kendali Bakrie Group ini kembali mendominasi pasar dengan lonjakan harga serta volume transaksi yang signifikan, menjadikannya salah satu saham yang paling diburu investor hari ini.
Kenaikan ini tidak hanya mencerminkan sentimen positif sesaat, tetapi juga menandai pencapaian level harga tertinggi baru bagi perseroan dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 11.59 WIB, saham BUMI terpantau menguat di zona hijau. Harga saham melesat 14,11 persen atau naik 46 poin ke level Rp372 per saham. Pada sesi perdagangan hari ini, BUMI bahkan sempat menyentuh level tertinggi di Rp378 setelah dibuka pada Rp332.
Data pergerakan harian menunjukkan volatilitas tinggi dengan rentang harga antara Rp326 hingga Rp378. Kenaikan signifikan ini menempatkan BUMI di posisi teratas dari sisi nilai dan volume transaksi pada sesi pertama hari ini.
Kenaikan harga saham secara agresif berdampak langsung pada nilai perusahaan. Kapitalisasi pasar PT Bumi Resources Tbk kini tercatat menembus Rp138,14 triliun, mengukuhkan BUMI sebagai salah satu pemain besar di sektor energi dengan valuasi yang sangat solid.
Level harga saat ini merupakan rekor tertinggi baru sejak 2018. Momentum ini memberikan sinyal kuat akan kembalinya kepercayaan pasar terhadap saham Bakrie Group, khususnya di sektor pertambangan batu bara.
Pelaku pasar tampak merespons positif berbagai sentimen di sektor energi, ditambah fundamental perusahaan yang terus menunjukkan perbaikan. Dengan harga yang terus menanjak, investor menantikan apakah tren bullish ini berlanjut hingga penutupan perdagangan hari ini.
Pada penutupan perdagangan Kamis (11/12/2025), saham BUMI kembali mencuri perhatian setelah melesat 19,85% ke level Rp326 per saham. Saham batu bara Grup Bakrie dan Salim ini menjadi salah satu top gainers dengan lonjakan transaksi terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Minat beli yang tinggi membuat BUMI diborong oleh investor ritel maupun institusi. Aktivitas perdagangan mencatat 20,92 miliar saham ditransaksikan dalam 430.291 kali transaksi, dengan nilai mencapai Rp6,62 triliun salah satu yang terbesar hari itu. Investor asing juga menunjukkan kepercayaan kuat dengan membukukan net buy Rp539,81 miliar.
Kenaikan harga BUMI didorong oleh pembelian agresif sejumlah broker besar. Tiga broker dengan pembelian terbesar adalah UBS Sekuritas Rp525,5 miliar, Semesta Indovest Rp158,3 miliar, dan Maybank Sekuritas Rp150,8 miliar. Masuknya dana asing dan institusi besar memperkuat reli yang sudah berlangsung beberapa bulan terakhir.
BUMI tidak hanya menguat harian, tetapi juga mencatat kenaikan luar biasa dalam tiga bulan terakhir, yaitu 196%, menjadikannya salah satu saham batu bara dengan performa terbaik.
Sejumlah broker besar juga melakukan akumulasi selama tiga bulan terakhir:
- Mandiri Sekuritas: net buy Rp870,6 miliar (rata-rata Rp200)
- UBS Sekuritas: net buy Rp533,2 miliar (rata-rata Rp192)
-Stockbit Sekuritas: net buy Rp435,5 miliar (rata-rata Rp202)
Ini menunjukkan keyakinan pasar terhadap prospek jangka menengah BUMI.
Sentimen positif juga didorong rencana ekspansi ke sektor mineral sebagai diversifikasi bisnis menuju komoditas strategis. Manajemen menargetkan akuisisi tambang mineral pada 2026, dengan pengumuman aset yang dibidik dalam 6–12 bulan ke depan.
Diversifikasi ini diharapkan meningkatkan porsi pendapatan nonbatubara dan memperkuat posisi BUMI di sektor pertambangan yang lebih beragam.
Kenaikan hampir 20% dalam sehari menambah panjang reli BUMI. Analis menilai kombinasi faktor teknikal, minat asing, transaksi jumbo, serta rencana ekspansi menjadi pendorong utama euforia pasar.
BUMI diperkirakan masih menjadi salah satu saham paling aktif dalam waktu dekat. Investor kini menunggu aksi korporasi selanjutnya dan dampaknya terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Untuk saat ini, reli BUMI menunjukkan bagaimana emiten dengan fundamental kuat dan strategi ekspansi yang jelas mampu menarik kembali kepercayaan investor, baik domestik maupun global. (hm16)
BERITA TERPOPULER























