Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Bulog Perkuat Stok Beras di Sumatra Tiga Kali Lipat Kebutuhan Daerah

Mistar.idSelasa, 30 Desember 2025 pukul 10.04 WIB
bulog_perkuat_stok_beras_di_sumatra_tiga_kali_lipat_kebutuhan_daerah

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: Dokumentasi Perum Bulog)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Perum Bulog memperkuat stok dan distribusi beras di wilayah Sumatra dengan melipatgandakan pasokan hingga tiga kali lipat dari kebutuhan kabupaten dan kota. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan pemerintah berjalan cepat, aman, dan merata.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kebijakan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya antisipasi agar pemerintah daerah lebih mudah mengajukan tambahan pasokan ketika stok mendekati habis.

“Dukungan beras diperintah dari Bapak Presiden dilipatgandakan tiga kali lipat dari kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota,” kata Rizal usai meninjau harga pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (29/12/2025) dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, sebagai contoh Kabupaten Bener Meriah mengajukan tambahan 1.000 ton beras, namun Bulog langsung menyiapkan 3.000 ton untuk menjaga ketersediaan dan mempercepat penyaluran berikutnya.

Kebijakan serupa juga diterapkan di Provinsi Aceh yang mengajukan 100 ribu ton dan disiapkan menjadi tiga kali lipat, serta di Sumatera Utara yang mengajukan 5.000 ton dan dipenuhi hingga 15.000 ton.

Seluruh stok beras tersebut disimpan di gudang Bulog sehingga pemerintah daerah dapat mengambil sesuai kebutuhan. Selain itu, Bulog juga mendorong distribusi langsung ke lokasi yang diajukan daerah terdampak.

Rizal menambahkan, perhatian khusus diberikan untuk wilayah Sumatra setelah pihaknya melakukan kunjungan lapangan ke Padang, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sibolga, Takengon, hingga Bener Meriah guna memastikan kesiapan stok dan optimalisasi dukungan pangan pemerintah.

Ia menyebutkan total distribusi bantuan pemerintah di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah melebihi 200 ribu ton beras. Penyaluran bantuan dilakukan secara sinergis bersama TNI, Polri, BNPB, serta pemerintah daerah.

Meski demikian, tantangan distribusi masih ditemui di sejumlah wilayah seperti Takengon, Bener Meriah, dan Aceh Tamiang. Beberapa akses darat masih terbatas dan hanya dapat dilalui sepeda motor.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Bulog mendorong distribusi melalui jalur udara guna memastikan bantuan beras tetap menjangkau wilayah terdampak dan menjaga ketahanan pangan masyarakat Sumatra secara berkelanjutan.

“Khususnya Takengon, Bener Meriah, dan Aceh Tamiang masih memerlukan upaya tambahan dalam distribusi,” ujar Rizal. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN