24.4 C
New York
Sunday, June 30, 2024

Anjlok, Ribuan Ton Jagung Hasil Panen Warga Desa Pasir Tengah Dairi Tak Terjual

Dairi, MISTAR.ID

Ribuan ton jagung hasil panen warga Desa Pasir Tengah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi tak terjual. Kondisi itu disampaikan warga sekitar, Mangkok Dasa melalui pesan Whats App, Senin (24/6/24).

“Pasca panen raya jagung di Kecamatan Tanah Pinem, ada sekitar ribuan ton jagung di desa kami (Pasir Tengah) tidak terjual atau tidak dijual, karena harganya cuma Rp3.200. Dengan harga jual segitu, terbilang anjok, terus terang petani rugi besar. Sebab modal usaha tanaman jagung di sini kisaran Rp6 juta untuk modal 1 zak (5 Kg) benih jagung dari awal pekerjaan sampai panen,” ujarnya.

Dikatakan Mangkok, desa mereka bisa menghasilkan ribuan ton jagung per panen atau per 5-6 bulan. “Karena harga jagung anjLok, petani di Desa kami tidak menjual hasil panennya lebih baik disimpan di gudang,” katanya.

Baca Juga : Petani Jagung di Simalungun Menjerit, Biaya Produksi Tinggi Harga Anjlok

Dengan kondisi ini, Mangkok dan petani lainnya berharap pemerintah membentuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) untuk menampung hasil panen, agar petani tidak merugi.

“Harga bahan tanaman, pangan, dan lainnya sekarang meroket. Sementara harga jagung turun,” ketusnya. (manru/hm24)

Syahrial Siregar
Syahrial Siregar
Alumni STIK-P Medan. Menjadi jurnalis sejak 2008 dan sekarang redaktur untuk portal mistar.id

Related Articles

Latest Articles