Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Tips Mudik Aman dan Nyaman: Persiapan Kendaraan, Kesehatan, hingga Posisi Duduk Ergonomis

Mistar.idJumat, 19 Desember 2025 09.45
journalist-avatar-top
tips_mudik_aman_dan_nyaman_persiapan_kendaraan_kesehatan_hingga_posisi_duduk_ergonomis

Ilustrasi mudik aman (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Mudik Lebaran, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, membutuhkan persiapan matang agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman. Keselamatan tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan selama perjalanan.

Sejumlah akademisi dan tenaga kesehatan dari berbagai perguruan tinggi dan rumah sakit membagikan panduan mudik aman agar pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat.

Persiapan Kendaraan dan Perjalanan

Dosen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Jakarta, Riki Effendi, mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat. Pemeriksaan meliputi mesin, rem, lampu, ban, hingga sistem kelistrikan. Jika diperlukan, lakukan servis agar kendaraan siap menempuh perjalanan jauh.

Selain kendaraan, pemudik juga disarankan mempelajari rute perjalanan. Menyiapkan jalur alternatif dapat membantu menghindari kemacetan, longsor, atau kejadian tak terduga lainnya. Jangan lupa membawa kelengkapan berkendara seperti SIM, STNK, dan identitas diri.

Perlengkapan Darurat Wajib Dibawa

Pemudik dianjurkan membawa perlengkapan darurat, mulai dari kotak P3K, dongkrak, ban cadangan, hingga peralatan mobil dasar. Kotak P3K sebaiknya berisi obat sakit kepala, obat antimabuk, obat nyeri, obat masuk angin, serta obat pribadi.

Barang bawaan juga perlu diperhatikan. Hindari membawa muatan berlebihan karena dapat mengganggu keseimbangan kendaraan dan visibilitas pengemudi. Barang berharga sebaiknya disimpan di tempat aman dan tidak mencolok, serta kendaraan dilengkapi alarm untuk mencegah pencurian saat berhenti di rest area.

Jaga Kondisi Tubuh Selama Mudik

Tak kalah penting, kondisi tubuh harus prima sebelum dan selama perjalanan. Dosen Departemen Gizi FKM Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh, menekankan bahwa istirahat cukup sebelum mudik sangat penting untuk mencegah kelelahan dan microsleep saat berkendara.

Pemudik disarankan berhenti setiap dua jam atau setelah menempuh sekitar 100 kilometer untuk beristirahat dan melakukan peregangan ringan. Bagi pengguna kendaraan umum, hindari berdesakan dan tetap menjaga kebersihan diri dengan masker dan hand sanitizer.

Konsumsi makanan juga perlu diperhatikan. Utamakan makanan higienis dan air minum yang cukup. Dekan FKM UMJ, Dr. Ernyasih, menyarankan pemudik memenuhi kebutuhan cairan minimal 1,5 liter per hari dan menghindari minuman manis berlebihan atau makanan cepat saji.

Kendalikan Emosi dan Jaga Mental

Kemacetan dan kelelahan kerap memicu stres saat mudik. Pemudik disarankan mengelola emosi dengan baik, misalnya dengan mendengarkan musik, podcast, atau berbincang ringan agar suasana tetap positif.

Bagi yang mudah mabuk perjalanan, mengarahkan pandangan ke luar jendela dan melihat pemandangan jauh dapat membantu mengurangi rasa mual.

Perhatikan Posisi Duduk Saat Berkendara Jauh

Perjalanan panjang juga berisiko menyebabkan pegal pada punggung dan leher. Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Tulang Belakang Mayapada Hospital Bogor, dr. Nugroho Setyowardoyo, menekankan pentingnya posisi duduk ergonomis.

Menurutnya, punggung harus menempel pada sandaran jok, dengan kemiringan sekitar 100–110 derajat. Headrest sejajar dengan kepala, jarak setir disesuaikan agar siku membentuk sudut ideal, serta kaki dapat menginjak pedal tanpa harus mengubah posisi duduk.

Sabuk pengaman juga harus dikenakan dengan benar untuk melindungi tubuh secara optimal.

Mudik Sehat Dimulai dari Persiapan

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Depok, Zakiah, menyebutkan bahwa mudik yang aman dimulai dari tubuh yang sehat dan perencanaan yang baik. Kurangnya persiapan dapat menyebabkan kelelahan, dehidrasi, hingga gangguan kesehatan di perjalanan.

Dengan menjaga kebugaran, istirahat cukup, membawa bekal sehat, serta mempersiapkan kendaraan dan mental, perjalanan mudik dapat berlangsung lebih nyaman dan aman.

Mudik bukan sekadar sampai tujuan, tetapi juga tentang memastikan diri dan keluarga tiba dengan selamat. Persiapan yang matang menjadi kunci utama agar momen Lebaran tetap menyenangkan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN