Suarakan Kemanusiaan di Tengah Bencana, STIK-P Medan Dorong Jurnalisme yang Berempati

Mirza Baihaqie dan Ferdy Siregar saat menjadi pembicara. (foto: STIK-P Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Fotografi jurnalistik tidak hanya berfungsi merekam peristiwa, tetapi juga memiliki peran penting dalam menyuarakan realitas kemanusiaan di tengah bencana. Perspektif inilah yang disampaikan dalam seminar fotografi jurnalistik yang digelar di Aula Hj Ani Idrus, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIK-P) Medan.
Menghadirkan dua praktisi jurnalistik, Mirza Baihaqie dan Ferdy Siregar, para mahasiswa diajak untuk mengulas peran penting jurnalis dalam meliput bencana.
Filmmaker dan fotografer Mirza Baihaqie menilai forum tersebut sebagai ruang penting untuk menumbuhkan kepekaan sosial mahasiswa. Ia mengapresiasi langkah STIK-P Medan yang mengangkat isu kebencanaan melalui pendekatan fotografi jurnalistik. Perpaduan diskusi dan pameran foto bertema bencana, dinilai istimewa sebab jarang dilakukan.
“Seminar ini juga membuka kesadaran mahasiswa untuk lebih peduli dengan kondisi sekitar, terutama saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya sembari menceritakan pengalamannya meliput di lokasi bencana, Kamis (5/2/2026).
Ia menggambarkan kondisi warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Salah satu cerita yang disampaikan adalah tentang mahalnya harga beras di wilayah terdampak, yang bisa mencapai Rp 400 ribu hingga Rp500 ribu per 15 kilogram. “Bayangkan, sampai semahal itu harganya,” tutur Mirza.
Sementara itu, fotografer jurnalistik, Ferdy Siregar mengingatkan bencana tidak dapat dilihat semata sebagai peristiwa alam. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana yang melibatkan berbagai pihak.
Ia menilai meski dalam kondisi darurat sudah ada banyak unsur yang terlibat, persoalan utama kerap terletak pada minimnya kesiapan mitigasi.
“Dalam situasi tanggap darurat sebenarnya sudah ada BNPB, SAR, TNI, Polri, dan lainnya, tetapi sering terjadi kurangnya kesiapan mitigasi. Sehingga penanganan di lapangan tidak maksimal,” ucapnya.





















