Malaysia Bidik 250 Ribu Mahasiswa Asing pada 2030, Ini Pilihan Beasiswanya

Menara Kembar Petronas di Malaysia. (Foto: Detik/Mistar)
Kuala Lumpur, MISTAR.ID - Malaysia menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa internasional menjadi 250.000 orang pada 2030. Saat ini, sekitar 170.000 mahasiswa dari 180 negara tercatat sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di negara tersebut.
Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Datuk Seri Dr Zambry Abd Kadir, mengatakan penambahan mahasiswa asing menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat lingkungan pendidikan yang berwawasan global.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa dari berbagai negara dapat memperluas perspektif mahasiswa lokal sekaligus meningkatkan daya tarik Malaysia sebagai tujuan pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
"Dengan memiliki lebih banyak mahasiswa dari luar negeri, Malaysia akan menjadi destinasi studi yang lebih baik dan lebih menarik," ujarnya dikutip dari The Star, Kamis (15/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Zambry dalam acara International Young Future Leaders Summit (IFuture 2026), Selasa (13/10/2026).
Selain memberikan manfaat bagi sektor pendidikan, peningkatan jumlah mahasiswa internasional dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Kehadiran mahasiswa asing dapat meningkatkan aktivitas usaha, mulai dari sektor hunian hingga perdagangan dan jasa.
Zambry mencontohkan dampak tersebut dapat dirasakan masyarakat di Terengganu, terutama di sekitar Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) dan Universiti Malaysia Terengganu (UMT). Ia menilai, aktivitas mahasiswa internasional di kawasan kampus turut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh manfaat ekonomi.
Sejalan dengan target tersebut, calon mahasiswa dari luar negeri, termasuk Indonesia, dapat mempertimbangkan sejumlah program beasiswa yang disediakan pemerintah Malaysia untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Berikut dua program beasiswa yang dapat dipelajari calon mahasiswa:
1. Malaysia International Scholarship (MIS)
Malaysia International Scholarship (MIS) merupakan program beasiswa pemerintah Malaysia yang ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana, yakni jenjang magister dan doktoral.
Program ini ditujukan kepada pelamar dari negara-negara yang memenuhi ketentuan penerima beasiswa. Karena persyaratan negara asal dan ketentuan penerimaan dapat berubah, calon pendaftar perlu memastikan kelayakannya melalui pengumuman resmi untuk tahun pendaftaran yang dituju.
Salah satu fasilitas yang disebutkan dalam program ini adalah pembiayaan uang kuliah yang dibayarkan langsung kepada universitas. Penerima beasiswa juga memperoleh tunjangan hidup bulanan sebesar RM1.500 atau sekitar Rp6,4 juta, berdasarkan informasi dalam naskah sumber.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Malaysia International Scholarship. Jadwal pembukaan dan pengumuman hasil seleksi mengikuti ketentuan pada setiap periode penerimaan.
Calon pelamar disarankan meninjau persyaratan akademik, dokumen pendukung, daftar universitas, serta cakupan pembiayaan sebelum mengajukan permohonan.
2. Malaysian Technical Cooperation Programme (MTCP)
Pilihan lainnya adalah Malaysian Technical Cooperation Programme (MTCP), program kerja sama teknis yang didukung pemerintah Malaysia dan menyediakan beasiswa bagi warga negara berkembang untuk menempuh pendidikan pascasarjana.
Program ini terutama ditujukan bagi calon mahasiswa yang ingin mengambil gelar magister di perguruan tinggi Malaysia. Durasi studi yang disebutkan dalam informasi program berkisar antara 24 hingga 36 bulan, bergantung pada ketentuan dan program yang diikuti.
Sejumlah persyaratan yang tercantum dalam informasi beasiswa meliputi IPK minimal 3,00 dari skala 4,00, usia di bawah 45 tahun, serta kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat IELTS atau TOEFL iBT sesuai ambang skor yang ditentukan.
Dalam informasi yang menjadi rujukan naskah ini, skor minimum bahasa Inggris disebutkan sebesar IELTS 6,0 atau TOEFL iBT 60. Namun, pelamar perlu memeriksa kembali ketentuan resmi karena persyaratan dapat berbeda menurut periode seleksi.
Fasilitas beasiswa MTCP mencakup pembiayaan kuliah yang disalurkan kepada universitas serta tunjangan hidup bulanan. Tiket perjalanan udara dari negara asal ke Malaysia juga disebut sebagai salah satu fasilitas yang dapat diberikan sesuai ketentuan program.
Jadwal pendaftaran, persyaratan dokumen, dan rincian manfaat perlu dipastikan melalui pengumuman resmi MTCP untuk tahun penerimaan yang berlaku.
Periksa Persyaratan Sebelum Mendaftar
Target Malaysia untuk meningkatkan jumlah mahasiswa internasional membuka peluang bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman akademik di luar negeri. Meski demikian, setiap program beasiswa memiliki kriteria, jadwal, dan cakupan pembiayaan yang berbeda.
Karena itu, calon pendaftar sebaiknya mengakses situs resmi MIS dan MTCP untuk memperoleh informasi terbaru sebelum menyiapkan dokumen atau mengajukan aplikasi.
Dengan memahami persyaratan sejak awal, calon mahasiswa dapat menentukan program yang paling sesuai dengan jenjang pendidikan, latar belakang akademik, dan rencana studi mereka.






















































