7.1 C
New York
Saturday, December 2, 2023

Diduga Gelapkan Uang PAUD dan Jemaah Umroh, Warga Hutonduhan Simalungun DPO

Pematang Siantar, MISTAR.ID

Penyidik Satreskrim Polresta Tanah Jawa tetapkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap MS warga Hatonduhan Kabupaten Simalungun. Perempuan 33 tahun iniĀ  diduga telah menggelapkan uang PAUD tempatnya bekerja dan uang milik calon jemaah yang akan berangkat umroh, Senin (24/10/22).

Adapun ciri-ciri wanita yang ditetapkan DPO tersebut yakni, bentuk muka bulat, mata agak sipit, memakai kaca mata dan tinggi badan 160 cm. Wanita ini pun diduga melanggar pasal 372 KHUP tentang penggelapan uang.

Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa Ipda JW Saragih membenarkan bahwa pihaknya telah menetapkan seorang wanita yang diduga telah melanggar pasal 372 KHUP tentang penggelapan uang.

Baca juga:Dugaan Penyelewengan Dana BOS, Puluhan Mahasiswa Unjukrasa di SMA Budi Mulia

“Benar ada informasi dimana dia. Kalau untuk korban itu orang tua murid (PAUD), yang melapor itu ketua yayasan. Beberapa orang tua murid sudah kita ambil keterangannya. Sekitar lima orang lah yang sudah kita ambil keterangannya,” ujar Ipda JW Saragih dihubungi beberapa waktu yang lalu.

Terpisah, Kapolsek Tanah Jawa AKBP Selamat Manalu menyampaikan, bahwa laporan tersebut pun ada dua. Salah satu laporan ada di Polres Simalungun dan juga di Polsek Tanah Jawa.

“Kemarin itu laporannya terkait anak-anak sekolah PAUD, ini banyak juga masalahnya. Kemarin ada masyarakat yang juga mau melaporkannya terkait masalah umroh,” ujar kapolsek.

Lanjut Kapolsek kembali, pihaknya sudah menerbitkan DPO yang mana dalam surat tersebut ada tertera tanda tangan Kapolsek Tanah Jawa AKBP Selamat Manalu. “Betul sudah kita kirim DPO -nya. Itu tanda tangan saya,” ungkap kapolsek kembali.

Selain dugaan penggelapkan uang anak sekolah PAUD. Melisa Sihombing juga dicari-cari olah sekelompok masyarakat yang merasa tertipu lantaran tidak juga berangkat umroh.

Salah seorang korban yang gagal berangkat umroh yakni, Jimi J Manurung (62) warga Jalan SM Raja No 57, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Ia mengatakan, kalau M memiliki Travel Siantar Simalungun untuk keberangkatan umroh.

“Dia itu ada Travelnya. Siantar/Simalungun dia yang pegang, Travelnya Grend Shafa Nauli kantornya di Buntu Bayu. Tapi uda tutup itu. Saya sudah menyetorkan uang untuk berangkat umroh sudah Rp74 juta. Saya setorkan itu ditahun 2020, saya setorkan cicil,” ungkapnya korban dihubungi, Senin (24/10/22).

Lanjutnya kembali, selain dirinya yang menjadi korban gagal berangkat umroh. Disebutkan Jimi kembali bahwa ada 31 korban lainnya yang juga gagal berangkat umroh.

“Saya sudah buat laporan hari Selasa (18/10/22) kemarin. Pihak kepolisian bilang mereka akan melakukan penyelidikan. Ada korban lainnya lagi 31 orang. Saya yang dikuasakan 31 orang ini untuk membuat laporan,” ungkapnya.

Disebutkan Jimi Manurung lagi, pihaknya dijanjikan bakal berangkat umroh pada Maret tahun 2021. Namun setelah bulan Maret, Jimi dan masyarakat lainnya pun tidak juga berangkat umroh.

Baca juga:Kini, Jemaah Asal Indonesia Sudah di Arab Saudi untuk Umrah Sebanyak 224 Orang

“Katanya kemarin, Tahun 2021 bulan 3 berangkat umroh. Jadi dapat bulan 3, kok gak berangkat -berangkat. Jadi bulan sembilah lah katanya berangkat, rupanya bulan sembilan itu sudah kabur dia. Jadi uang umroh ini tidak sampai ke pusat, tidak sampai ke Provinsi karena ada PT -nya di Provinsi. Kantor cabangnya di Buntu Bayu,” ujarnya.

“Jadi saya tanya Ustad Ikbal yang punya yayasan ini. Dan dia bilang tidak ada uang sampai kepadanya untuk berangkat umroh. Jadi sebulan kemudian, kami dikumpulkan oleh kakaknya di Buntu Bayu rumahnya juga. Mereka bilang jemaah umroh tidak usah sangsi dan akan diberangkatkan, sampai saat ini tidak berangkat,” katanya kembali.

Sementara itu, Kapolres Simalungun AKBP Ronald Sipayung mengatakan, terkait kasus DPO tersebut pun ditangani oleh Polsek Tanah Jawa.

“Kasusnya ditangani Polsek Tanah Jawa. Untuk laporan dugaan penggelapan uang umroh Nanti saya cek ya,” pungkas kapolres. (hamzah/hm06).

 

Related Articles

Latest Articles