4.1 C
New York
Thursday, February 22, 2024

Sistem Electronic Power Steering pada Mobil Punya Kelemahan

Gunung Kidul, Mistar.id

Semua mobil biasanya memiliki power steering untuk membuat roda kemudi lebih ringan saat diputar dan membuat mobil lebih mudah dikendalikan.

Hydraulic power steering (HPS) menggunakan minyak dan electronic power steering (EPS) menggunakan motor listrik merupakan dua jenis sistem power steering yang berbeda.

Namun, ada juga mobil yang menggabungkan keduanya.

Karena sistem EPS adalah evolusi dari HPS, dan banyak digunakan pada mobil modern, itu tidak berarti tidak memiliki kelemahan.

Berikut penjelasan ahlinya!

Pemilik GK Auto Service Gunung Kidul, Elin Estanto, mengatakan ini adalah kelemahan karena ada beberapa masalah pada sistem EPS.

Baca juga : Merawat Power Steering Agar Tahan Lama

Akhir pekan lalu, Elin mengatakan kepada Kompas.com bahwa area persinggungan rack dan pinion adalah area EPS yang paling rawan aus, di mana gaya gesek paling besar terjadi ketika roda kemudi diputar.

Elin mengatakan bahwa tingkat keawetan rack dan pinion pada sistem EPS tidak sama dengan HPS. Ini menunjukkan bahwa ada faktor konstruksi yang mempengaruhi hal ini, bukan hanya kesalahan sengaja.

Selain area persinggungan rack dan pinion, sistem EPS juga memiliki bagian yang lebih empuk dan mudah aus. Akibatnya, saat mobil melaju di jalan yang tidak rata, akan terdengar seperti ketukan.

Elin mengatakan, “Ada bushing rack, tepatnya pemegang poros rack yang terpasang di rumah. Material bushing ini memang empuk karena memiliki peran sebagai peredam getaran juga.”

Namun, Elin mengatakan bahwa saat menggunakan bushing ini, mereka mungkin menjadi gepeng, yang berarti poros rack tidak akan terikat dengan sempurna.

“Gejalanya biasanya muncul seperti bunyi klutuk-klutuk (ketukan) di area bawah mobil, terkadang terasa di roda kemudi, saat mobil melaju di jalan tidak rata,” kata Elin.

Kebiasaan pengemudi saat membawa mobil mungkin merupakan faktor lain yang menyebabkan bushing rack aus dengan cepat. Bika membuat lubang atau jalan tidak rata lebih cepat.

Selain itu, Elin menyatakan bahwa mobil dengan sistem EPS dapat mengalami kerusakan pada area motor dan modulnya jika terkena air, seperti dalam banjir.

Related Articles

Latest Articles