Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Warga Kota Padangsidimpuan Mengantre BBM di SPBU

Mistar.idSenin, 1 Desember 2025 15.35
journalist-avatar-top
AL
warga_kota_padangsidimpuan_mengantre_bbm_di_spbu

Sejumlah kendaraan antrean panjang di salah satu SPBU Kota Padangsidimpuan. (foto: Asrul/Mistar)

news_banner

Padangsidimpuan, MISTRA.ID

Sepekan terakhir antrean panjang di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khususnya di wilayah Kota Padangsidimpuan, bahkan setiap harinya lonjakan antrean tersebut mencapai kiloan meter untuk memperoleh BBM jenis pertalite.

Pantauan media, antrean panjang kendaraan roda dua, roda tiga (becak bermotor) dan roda 4 memadati badan Jalan Sudirman Kelurahan Sadabuan, Jalan SM Raja Kelurahan Sitamiang, Jalan Serma Lion Kosong (pusat pasar), Jalan Raja Inal Siregar Kelurahan Batu Nadua, Jalan Tengku Rizal Nurdin (bypass) dan Jalan Lintas Sumatera Desa Manunggang.

Kondisi tersebut akibat terjadinya banjir dan longsor beberapa waktu lalu yang mengakibatkan badan jalan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Mandailing Natal terputus total hingga saat ini, Senin (1/12/2025).

Akibat kejadian tersebut pedagang eceran dadakan bermunculan dengan harga minyak pertalite mencapai Rp30.000 per liternya dan pertamax mencapai Rp40.000 per liternya. Karena kebutuhan mendesak warga terpaksa harus membeli.

"Kalau ikut antrean panjang belum tentu dapat jatah, mau tidak mau terpaksa juga harus dibeli. Apalagi ini hari kerja tentu saya secara pribadi membutuhkan buat kerja dan sekolah anak, terkadang barangnya susah didapatkan," ucap Andi.

Informasi yang dihimpun di lapangan, setiap SPBU memberikan jatah pertalite kepada pengendara sepeda motor 2 liter dan untuk roda 4 sebanyak 20 liter.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN