Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Dairi Gelar Rakor Bahas Proyek APBD dan APBN 2025 Terindikasi Bermasalah

Mistar.idJumat, 26 Desember 2025 pukul 15.50 WIB
pemkab_dairi_gelar_rakor_bahas_proyek_apbd_dan_apbn_2025_terindikasi_bermasalah

Pekerjaan proyek pembangunan Aula salah satu SD di Sidikalang berbiaya senilai Rp298 juta masih berlangsung.(Foto:Manru/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi akan menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyelenggara proyek.

Rakor tersebut digelar menyusul beredarnya isu sejumlah pelaksanaan proyek pemerintah yang bersumber dari APBD dan APBN Tahun Anggaran 2025 diprediksi tidak selesai tepat waktu. Kondisi itu juga berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

“Hari Senin, 30 Desember 2025, Pemkab Dairi akan menggelar rapat koordinasi terkait progres pelaksanaan proyek pemerintah yang bersumber dari APBD dan APBN. Rakor ini bertujuan memastikan progres proyek untuk dikaji proses pembayarannya,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe, saat dikonfirmasi MISTAR.ID, Jumat (26/12/2025).

Saat ditanya apakah rakor tersebut digelar akibat maraknya pekerjaan proyek yang terindikasi bermasalah, Rahmat menyebutkan bahwa banyak hal akan dibahas dalam rapat tersebut.

“Nanti akan ada banyak hal terkait proyek yang dibahas dalam rakor,” ujarnya singkat.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh MISTAR.ID di lapangan serta isu yang beredar, pelaksanaan sejumlah proyek pemerintah di Kabupaten Dairi disinyalir tidak sesuai kontrak. Bahkan, beberapa pekerjaan diduga tidak selesai hingga batas waktu kontrak.

Pantauan MISTAR.ID di lapangan, Jumat (26/12/2025), menunjukkan sejumlah kegiatan fisik bidang SD dan SMP Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi masih berlangsung dan diperkirakan tidak selesai hingga Desember 2025. Salah satunya pembangunan aula di salah satu SD di Kecamatan Sidikalang.

Selain itu, berdasarkan selebaran daftar kegiatan fisik bidang SD dan SMP TA 2025 pada Dinas Pendidikan Dairi yang beredar, total pagu dana proyek mencapai lebih dari Rp19 miliar. Proyek tersebut mencakup 53 kegiatan fisik, seperti rehabilitasi ruang kelas, pembangunan jamban, laboratorium, sarana dan prasarana, serta utilitas, yang seluruhnya dikerjakan oleh penyedia jasa atau kontraktor.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN