Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pelanggan Sibolga Terpaksa Tambah Biaya karena Air Keruh PDAM Tirta Nauli

Mistar.idSenin, 6 April 2026 pukul 16.08 WIB
pelanggan_sibolga_terpaksa_tambah_biaya_karena_air_keruh_pdam_tirta_nauli

Ilustrasi, Pelanggan Sibolga Terpaksa Tambah Biaya karena Air Keruh PDAM Tirta Nauli. (foto:ferry/gemini/mistar)

news_banner

Sibolga, MISTAR.ID

Terkait keruhnya air yang didistribusikan Perumda Air Minum Tirta Nauli Sibolga, para pelanggan mengaku tidak bisa menggunakannya sebagai air minum. Akibatnya, mereka terpaksa menambah biaya hidup dengan membeli air isi ulang atau air mineral.

"Dengan kondisi air keruh yang didistribusikan Perumda Air Minum Tirta Nauli ke rumah, memang tidak layak untuk diminum. Kami terpaksa membeli air minum melalui usaha isi ulang atau membeli galon yang dijual di pasaran. Tentunya, ini akan menambah biaya hidup," keluh Z. Silitonga dan sejumlah warga lainnya kepada MISTAR, Senin (6/4/2026).

Z. Silitonga, yang pernah menjabat sebagai salah satu perwakilan pelanggan di PDAM Tirta Nauli beberapa tahun lalu, menambahkan bahwa melihat kondisi masyarakat, khususnya para pelanggan dengan kondisi ekonomi yang prihatin, pihak Perumda Tirta Nauli sebaiknya memberikan keringanan pembayaran.

"Misalnya, sekian persen dari tagihan bulanan," kata Silitonga.

Terpisah, M. Hutabarat, warga Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, mengaku bahwa selama menggunakan air di rumah yang didistribusikan Perumda Tirta Nauli, kulitnya mulai gatal-gatal.

"Menurut keterangan medis, salah satu penyebabnya karena menggunakan air dari Perumda Tirta Nauli. Saya terpaksa mandi di lokasi lain yang lebih bersih untuk menghindari penyakit kulit yang berkelanjutan," ujar Hutabarat sembari menjelaskan bahwa dengan kondisi air keruh saat ini, ia terpaksa hampir setiap hari menguras bak mandi yang sedikit bercampur lumpur.

Saat dikonfirmasi kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Nauli Sibolga, Khairunnas Panggabean, atas keluhan para pelanggan, nomor WhatsApp yang diberikannya belum aktif.

"Semestinya Bapak langsung konfirmasi ke saya tentang segala pemberitaan perusahaan ini," tutur Khairunnas Panggabean saat berita mengenai air keruh ini diberitakan MISTAR, Sabtu (4/4) lalu. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN