Jelang Jumat Agung, Pedagang Bunga Mulai Membuka Lapak di Toba

Pedagang bunga asal Berastagi saat berjualan bunga di Pasar Porsea. (Foto: Nimrot/mistar)
Toba, MISTAR.ID
Sejumlah pedagang di Kecamatan Porsea mulai membuka lapak penjualan bunga, untuk menyediakan bagi masyarakat yang akan melakukan ziarah ke makam leluhur disaat momen Paskah (Jumat Agung) tahun 2026.
Pantauan wartawan Mistar, pedagang bunga untuk kebutuhan ziarah masyarakat dan anak rantau terbilang berkurang dari tahun sebelumnya di dua kecamatan seperti, Kecamatan Porsea dan Kecamatan Laguboti.
Jika tahun sebelumnya, di Pasar Kecamatan Porsea ada puluhan lapak penjualan bunga. Demikian juga dengan pasar Kecamatan Laguboti, sementara paskah (Jumat Agung) tahun 2026 tidak sampai sepuluh lapak penjual bunga.
Seperti disampaikan salah seorang pedagang bunga bermarga Silalahi. Menurutnya, untuk tahun ini pedagang yang berjualan bunga berkurang banyaknya dari tahun sebelumnya di Pasar Kecamatan Porsea.
"Jauh berkurang dari tahun sebelumnya, dan pembeli juga baru datang satu dua orang, tidak seperti tahun lalu sehari sebelum Jumat Agung sudah datang pembeli puluhan orang," ujarnya.
Pedagang lainnya yang datang dari Berastagi, Kabupaten Karo, K Sembiring mengaku, selalu berjualan di Pasar Porsea jika mendekati paskah (dua hari sebelum paskah), namun kali ini dirinya telat.
"Tahun lalu, dua hari sebelum Jumat Agung saya telah membuka lapak, dan penjualan saya cukup lumayan. Tetapi entah kenapa jualan saya belum juga dibeli pelanggan meskipun telah tiba hari paskah," ujar K Sembiring, Kamis (2/4/2026).
Ia berharap penjualan bunga bisa meningkat, meskipun belum ada penjualan, dapat dimaklumi sebab masyarakat belum melakukan ziarah karena beribadah ke Gereja.
"Semoga usai beribadah, saat siang hari pembeli berdatangan agar kedatangan saya dari Berastagi tidak sia-sia. Modal saja kembali tidak mengapa, sebab saya menyadari resiko pedagang kadang untung, kadang rugi," ucapnya.























