Jalan Amblas di Sipirok, Jalinsum ke Medan Ditutup Sementara, ini Imbauan Kapolres

Kondisi jalan Batu jomba Sipirok menuju Tarutung sedang lagi di perbaiki agar kendaraan dapat melintas. (foto:dokumen Humas Polres Tapsel/Mistar)
Taput, MISTAR.ID (19/10/2026) – Ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) dari arah Sipirok menuju Medan ditutup sementara akibat badan jalan amblas di Dusun Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Minggu (18/10/2026) malam.
Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M., saat dihubungi Mistar melalui Kasi Humas Polres Tapsel, Ipda Manar, Senin (19/10/2026), menjelaskan bahwa Kapolres langsung turun ke lokasi jalan amblas untuk memantau kondisi jalan sekaligus memastikan pengendara mendapatkan informasi mengenai penutupan dan pengalihan arus lalu lintas.
AKBP Anton Santoso mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi titik jalan yang amblas karena keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak melintasi ruas jalan ini karena kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengendara,” ujar AKBP Anton seusai meninjau langsung lokasi jalan amblas tersebut.
Untuk mengantisipasi kecelakaan, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapsel juga melaksanakan patroli Blue Light dan memberikan imbauan kepada pengguna jalan di depan Pos Palsabolas.
Masyarakat yang hendak menuju Medan dari arah Sipirok atau sebaliknya diminta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi terkini serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan.
“Untuk sementara, pengendara dari arah Sipirok menuju Medan ataupun sebaliknya dapat menempuh jalur alternatif melalui Pangaribuan, Sipirok–Dolok Hole, Rantau Prapat, maupun Sibolga, dengan menyesuaikan tujuan perjalanan,” lanjutnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memantau informasi resmi mengenai perkembangan kondisi jalan, termasuk kemungkinan perubahan pengaturan lalu lintas.
“Kami meminta masyarakat mengutamakan keselamatan dan mematuhi arahan personel kami di lapangan,” tegasnya.
Saat ini, jalur alternatif yang dapat digunakan pengendara meliputi rute via Rantau Prapat, via Sibolga, serta via Pangaribuan dan Sipirok–Dolok Hole. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER








































