Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati dan Wakil Bupati Toba Respons Keinginan Warga Atasi Jalan Putus

Mistar.idKamis, 15 Januari 2026 pukul 11.16 WIB
bupati_dan_wakil_bupati_toba_respons_keinginan_warga_atasi_jalan_putus

Jalan yang putus di Desa Partoruan Lumbanlobu. (Foto: Dokumen Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Bupati Toba, Effendi Napitupulu, dan Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, merespons keinginan warga Desa Partoruan Lumbanlobu, Kecamatan Bonatualunasi, agar segera mengatasi akses jalan Dusun I yang terputus sehingga tidak menghambat pengangkutan hasil pertanian warga.

Usai membaca pemberitaan yang terbit di Mistar, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, langsung menanyakan titik lokasi jalan yang dimaksud secara pasti.

“Coba beritahukan secara detail titik koordinat lokasinya di mana,” ujar Audi.

Sementara itu, Bupati Toba, Effendi Napitupulu, mengucapkan terima kasih atas informasi yang telah disampaikan melalui pemberitaan tersebut sehingga pemerintah daerah dapat mengetahui peristiwa yang terjadi di wilayah Toba.

“Terima kasih banyak atas informasi yang diberikan, sehingga pesan dari warga Toba dapat tersampaikan kepada saya. Untuk memastikannya, besok akan kita cek ke lapangan,” kata Effendi, Kamis (15/1/2025) pukul 00.37 WIB dini hari, melalui pesan WhatsApp.

Kepala Desa Partoruan Lumbanlobu, Arifin Patar Butarbutar, mengatakan bahwa dalam persiapan penyambutan survei yang akan dilakukan terhadap dua titik jalan menuju Dusun I desanya, masyarakat saat ini sedang menggelar musyawarah untuk mufakat.

“Yang menjadi kendala selama ini terjadinya longsor saat musim penghujan adalah luapan air sungai. Warga belum bersedia memberikan lahannya untuk pelebaran aliran sungai, sehingga ketika hujan turun, sungai tidak mampu menampung debit air,” ujar Arifin.

Menurutnya, sebelum kedatangan pihak kabupaten untuk melakukan survei, pihak desa tidak ingin kesepakatan terkait pemberian lahan pelebaran sungai belum memiliki dokumen tertulis.

“Seluruh warga pemanfaat harus memberikan tanda tangan persetujuan agar lahannya diambil untuk pelebaran sungai, sehingga persoalan putusnya jalan tidak terulang kembali saat curah hujan tinggi,” tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN