Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Antrean BBM Mengular di SPBU Binjai, Warga Khawatir Dampak Gejolak Perang Timur Tengah

Mistar.idKamis, 5 Maret 2026 pukul 21.21 WIB
antrean_bbm_mengular_di_spbu_binjai_warga_khawatir_dampak_gejolak_perang_timur_tengah

Sepeda motor alami antrian panjang saat akan membeli BBM jenis pertalite di SPBU Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara. (foto:bayu/mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID

Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kota Binjai dalam beberapa hari terakhir. Pantauan di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Kamis (5/3/2026) malam, sejumlah kendaraan seperti sepeda motor tampak mengular hingga ke badan jalan. Meski tidak separah saat terjadi bencana banjir beberapa waktu lalu, kondisi ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

Sejumlah warga menduga antrean dipicu kekhawatiran terhadap dampak gejolak perang di Timur Tengah, termasuk isu penutupan Selat Hormuz yang dinilai dapat memengaruhi pasokan minyak global dan berimbas pada distribusi bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.

Farel, salah seorang warga, mengeluhkan antrean BBM sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Ia menyebut pembelian solar dan pertalite kini dibatasi.

“Solar dibatasi, pertalite juga hanya boleh beli Rp25 ribu atau sekitar 2,5 liter,” ujarnya.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terjadinya panic buying yang berpotensi memperparah situasi. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah antisipatif guna memastikan distribusi dan ketersediaan BBM tetap stabil.

Apalagi, saat ini masyarakat tengah bersiap menyambut perayaan Lebaran. Kelangkaan BBM dikhawatirkan dapat berdampak pada kenaikan harga bahan pokok serta kebutuhan lainnya.

Masyarakat berharap ada kepastian informasi resmi terkait stok dan distribusi BBM agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan keresahan di tengah warga. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN