122 Korban Bencana di Sumut Belum Ditemukan, RS Bhayangkara Ungkap Tantangan Identifikasi

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan Kombes Pol dr, Taufik Ismail, (Foto: Matius/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kombes Pol dr Taufik Ismail, mengatakan berdasarkan data terbaru per Selasa, 2 Desember 2025, sekitar 122 orang korban bencana alam di wilayah Sumatera Utara masih belum ditemukan.
“Korban yang hilang itu terdata di kami ada 122 orang belum ditemukan,” ujar Kombes Pol dr Taufik Ismail, Rabu (3/12/2025) di RS Bhayangkara Medan.
Menurut Taufik, para korban kemungkinan akan sulit diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Polda Sumut karena kondisi jasad yang sudah memasuki tahap pembusukan.
“Karena ini sudah satu minggu dan masih ada korban yang hilang, mungkin seminggu ke depan akan lebih sulit untuk identifikasi karena sudah terjadi proses pembusukan,” katanya.
Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Taufik, tim DVI menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya menggunakan data primer dengan mengambil sampel DNA dari korban dan mencocokkannya dengan sampel DNA keluarga yang melapor kehilangan.
Apabila DNA korban cocok dengan keluarga yang mencari, jasad akan segera diserahkan untuk disemayamkan. Namun jika ada jasad yang belum berhasil diidentifikasi, Taufik menyebut pihaknya terpaksa melakukan pemakaman karena keterbatasan tempat penyimpanan.
“Kalau nanti belum teridentifikasi juga, karena keterbatasan tempat penyimpanan, kami akan makamkan. Kami akan menandai nomornya sehingga apabila ada DNA yang cocok atau teridentifikasi, kami bisa menunjukkan kepada keluarga korban,” jelasnya.
Taufik menegaskan, hingga saat ini operasi tim DVI masih terus berlangsung sesuai batas waktu tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah.















