Tuesday, October 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

1.000 Mangrove Ditanam untuk Jaga Ekosistem Pesisir Sei Tuan

Mistar.idSelasa, 20 Oktober 2026 pukul 16.20 WIB
1000_mangrove_ditanam_untuk_jaga_ekosistem_pesisir_sei_tuan

Penanaman 1.000 pohon mangrove di sepanjang pesisir Sei Tuan oleh Capella Multidana bersama Yayasan Gerakan Peduli Sungai (YGPS). (foto: Dokumentasi YGPS/Mistar)

Deli Serdang, MISTAR.ID - Capella Multidana bersama Yayasan Gerakan Peduli Sungai (YGPS), melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di sepanjang pesisir Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, sebagai upaya dalam menjaga kelestarian ekosistem.

Viona, People Development staff CMD finance, mengatakan inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya melestarikan lingkungan pesisir sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.

Mengusung tema 'Menanam 1.000 Mangrove untuk Keberlanjutan Ekosistem dan Ketahanan Ekonomi Pesisir', ia mengatakan kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi antara sektor bisnis dan organisasi lingkungan dalam menumbuhkan kesadaran akan keberlanjutan ekosistem pesisir.

Ia mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari program Aksi Keuangan Berkelanjutan (AKB) perusahaan, yang secara khusus berfokus pada aspek lingkungan.

"Melalui penanaman 1.000 pohon mangrove ini, PT Capella Multidana berupaya meningkatkan kontribusinya dalam melestarikan ekosistem pesisir, sekaligus menerapkan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat," ujarnya, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, mangrove memiliki peran vital dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi, menjaga habitat bagi biota laut, serta menyerap karbon. Ekosistem mangrove yang terjaga dengan baik juga dapat mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan dan penghidupan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Luthfi Hakim Fauzie, Direktur Eksekutif Yayasan Gerakan Peduli Sungai, mengatakan kolaborasi ini lahir dari kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan. Ia menekankan upaya untuk melindungi ekosistem pesisir memerlukan sinergi antara sektor bisnis, kelompok masyarakat, dan penduduk setempat.

"Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon; ini adalah upaya untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Keberhasilan penanaman mangrove tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, melainkan juga dari seberapa baik bibit-bibit tersebut dirawat dan bagaimana pertumbuhannya dapat memberikan manfaat jangka panjang," katanya.

Ia menambahkan pemeliharaan, pemantauan pertumbuhan bibit, serta edukasi lingkungan merupakan aspek krusial untuk menjamin keberlanjutan program ini. Pengelolaan mangrove yang tepat juga berpotensi mendukung penghidupan ekonomi masyarakat pesisir tanpa mengorbankan pelestarian lingkungan.

Melalui inisiatif ini, PT Capella Multidana dan YGPS berharap dapat meningkatkan kesadaran baik di kalangan masyarakat umum maupun sektor bisnis mengenai pentingnya menjaga lingkungan pesisir.

“Kolaborasi tersebut ditujukan sebagai langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta menciptakan lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN