Disdik Simalungun: Data Akurat, Penyaluran PIP Tepat


Program Indonesia Pintar. (f: ist/mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Dinas Pendidikan (Disdik) Simalungun menekankan pentingnya pemutakhiran data siswa untuk memastikan Program Indonesia Pintar (PIP) tepat sasaran.
Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pendidikan (Disdik) Simalungun, Niat Liharman Purba mengatakan jika mekanisme penyaluran PIP mencakup pemutakhiran data siswa, pemadanan data dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Dapodik, serta penetapan rekening penerima oleh sekolah.
"Setiap sekolah wajib memperbarui data siswa, termasuk NIK, nama, kelas, tanggal lahir, serta informasi ekonomi keluarga. Data ini kemudian dipadankan dengan DTKS Kementerian Sosial dan Dapodik sebagai dasar penentuan kelayakan PIP," ujar Niat, Kamis (27/2/2025).
Setelah validasi data, bank penyalur akan mengecek rekening penerima. Bagi siswa yang belum memiliki rekening, mereka akan diberikan SK Nominasi PIP agar bisa membuka rekening. Setelah itu, SK Pemberian PIP diterbitkan dan dana bisa dicairkan.
"Dana PIP disalurkan melalui bank penyalur dan bisa ditarik menggunakan buku tabungan atau kartu debit. Sekolah juga wajib mengunggah bukti pencairan di aplikasi SIPINTAR sebagai bentuk konfirmasi," tuturnya.
Niat menjelaskan, orang tua dapat mengecek data siswa melalui laman vervalpd.data.kemdikbud.go.id untuk sekolah, dan nisn.data.kemdikbud.go.id.
Sebelumnya Disdik Simalungun menyebutkan ada 21.529 siswa SD dan SMP di wilayah Habonaron do Bona yang menerima bantuan PIP dengan total dana Rp9.793.200.000.
Bantuan tersebut diberikan kepada 17.550 siswa SD dengan anggaran sebesar Rp7.044.075.000 dan 3.979 siswa SMP mencapai Rp2.749.125.000. (indra/hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Hubungan Polda Sumut dan Kodam I/BB Retak, Ini Jawaban Kapolda