Jalan di Pematangsiantar Banyak Berlubang, Termasuk Dekat Rumah Dinas Wali Kota

Kerusakan parah Jalan Pdt. J. Wismar Saragih Simpang Jalan Bali, Pematangsiantar. (Foto: Jonatan/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Masyarakat mengeluhkan jalan tidak rata dan berlubang di sejumlah wilayah Kota Pematangsiantar. Para pengguna jalan mendesak pemerintah setempat segera memperbaiki kondisi jalan yang sudah berkubang.
Seorang guru, Marojahan, 34 tahun, merasa tidak nyaman saat melintas di sepanjang Jalan Patuan Anggi-Patuan Nagari. Baik pergi maupun pulang, ia mengaku setiap hari menyaksikan sejumlah pengguna jalan saling melontarkan kata-kata tidak sedap.
“Apalagi pagi kalau mau bekerja, berlombalah saling mendahului guna mengelakkan lubang itu. Ngotot-ngototan kejar waktu, alhasil setiap hari mendengar kata-kata kotor,” ucapnya kepada Mistar, Sabtu (11/10/2025).

Aspal mulai terlihat retak tak jauh dari rumdis Wali Kota Pematangsiantar. (Foto: Jonatan/Mistar)
Dikatakannya, jalan merupakan urat nadi kehidupan untuk pergerakan masyarakat dalam menunjang perekonomian. Kondisi kerusakan parah pada jalan itu menghambat aktivitas sehari-hari, seperti ke sekolah dan ke pasar, bahkan menyebabkan distribusi barang terlambat.
“Setiap tahun hampir tidak ada perubahan dari pemerintah ini. Di mana nanti padat-padatnya aktivitas masyarakat [bulan Desember], di situlah baru diperbaiki. Itulah terkadang kelihatan alasan suatu perkotaan enggak maju-maju,” katanya.
Wartawan mencoba melihat kondisi kerusakan infrastruktur lainnya di wilayah Sapangambei Manoktok Hitei. Kerusakan parah ditemukan di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih Simpang Jalan Bali dan Jalan Rajamin Purba Simpang Jalan Kartini. Amatan di lokasi, bekas aspal saja nyaris tak terlihat di sepanjang dua ruas jalan tersebut.
Yang terlihat hanya batu, kerikil, dan lubang-lubang besar menganga. Bila hujan turun, jalan berlubang tergenang air. Sebaliknya, debu beterbangan saat musim kemarau.
Selain kedua ruas jalan itu, kerusakan-kerusakan kecil lainnya juga masih banyak terlihat di sepanjang jalan, bahkan di dekat rumah dinas (rumdis) Wali Kota Pematangsiantar, di Jalan M.H. Sitorus. Aspal pun terlihat retak di sepanjang jalan mendekati jembatan.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUTR, Rado Hotrin Simatupang, mengatakan selain Jalan Viyata Yudha, Jalan Pdt. J. Wismar Saragih Simpang Jalan Bali juga masuk dalam daftar prioritas pengerjaan oleh pihaknya.
“Sama yang di Jalan Batu Permata Raya. Pun begitu, titik-titik jalan rusak parah lainnya akan diperbaiki,” ujarnya saat dihubungi.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Cindira menuturkan pihaknya sudah mendesak PUTR segera melaksanakan perbaikan. Politisi PDI Perjuangan itu meminta masyarakat Pematangsiantar melaporkan ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan dengan bukti foto dan lokasi.
“[Agar] kita suruh dikerjakan. Jadi enggak ada alasan untuk tidak mengerjakan, anggaran perbaikan jalan sudah dibahas kemarin-kemarin,” kata Cindira dari seberang telepon.





















