Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Akses Menuju Parapat via Siantar Padat, Sistem Satu Arah Diberlakukan

Mistar.idSelasa, 24 Maret 2026 12.17
EH
HH
akses_menuju_parapat_via_siantar_padat_sistem_satu_arah_diberlakukan

Kepadatan lalu lintas di Kawasan Simpang Dua Kota Pematangsiantar, Selasa (24/3/2026). (Foto: Tangkapan layar CCTV/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Lonjakan volume kendaraan pada momen H+3 Lebaran 2026 di Pematangsiantar meningkat signifikan, Selasa (24/3/2026).

Arus lalu lintas yang padat tidak hanya dipicu oleh pergerakan pemudik, tetapi juga oleh wisatawan yang menuju kawasan Danau Toba melalui jalur strategis di Simpang Dua, Kota Pematangsiantar.

Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Pematangsiantar mengambil langkah taktis dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) ruas Parapat–Pematangsiantar, serta pengaturan sebaliknya dari arah Pematangsiantar menuju Parapat.

KBO Sat Lantas Polres Pematangsiantar, Ipda Sawal Nasution, menyampaikan penerapan one way diberlakukan secara situasional dengan pertimbangkan kepadatan kendaraan di lapangan. Khususnya di kawasan Simpang Dua dan juga di inti Kota Pematangsiantar.

"Untuk sementara kita masih berlakukan one way. Kendaraan yang datang dari Toba, Parapat menuju Kota Siantar akan dialihkan ke Jalan Ringroad, belok kanan menuju Kota Siantar, belok kiri menuju pintu tol Simpang Panei dan Jalan Saribu Dolok. Kendaraan yang datang dari Saribu Dolok, Raya, pintu Tol Simpang Panei Simalungun menuju Parapat dan Kota Siantar akan dialihkan dari depan Pos Yan Simpang Dua," ujar Sawal dikonfirmasi, Selasa (24/3/2026).

Lanjut Sawal lagi, fokus utama pengaturan berada di kawasan Simpang Dua, yang selama ini dikenal sebagai titik krusial pertemuan arus kendaraan. Kawasan ini menjadi simpul utama bagi pemudik dan wisatawan, sehingga berpotensi mengalami penumpukan kendaraan yang signifikan, terutama pada puncak arus libur Lebaran.

"Di Simpang Dua diberlakukan buka tutup. Kendaraan yang datang dari inti kota menuju Parapat, Toba dan Saribu Dolok, Tol Simpang Pane dialihkan melalui Jalan Melanton Siregar menuju Jalan Bahkora dan Jalan Manunggal. Rekayasa lalin tetap menggunakan sistem one way dari Simpang Dua sampai dengan Masjid Alhadi ataupun sebaliknya," ujarnya.

Dengan pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini, diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas, memperlancar arus kendaraan, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

"Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pengelolaan lalu lintas yang mengedepankan respons cepat terhadap dinamika pergerakan kendaraan selama periode libur panjang," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan, serta merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari kemacetan. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN