Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Sejarah Guru dan Lahirnya PGRI

Mistar.idSelasa, 25 November 2025 09.29
EH
sejarah_guru_dan_lahirnya_pgri

PGRI. (Foto: PB PGRI/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Pada tahun 1912, lahir organisasi guru pertama yang menghimpun pendidik dari berbagai latar belakang dan institusi, yakni Persatuan Goeroe Hindia Belanda (PGHB). Organisasi ini awalnya dibentuk untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para guru serta memperbaiki fasilitas pendidikan dan sekolah.

Mayoritas anggotanya merupakan tenaga pengajar di Sekolah Rakyat Angka Dua dan Sekolah Desa. Tidak hanya guru, kepala sekolah hingga pemilik sekolah juga turut terlibat sebagai anggota organisasi tersebut.

Setelah PGHB berdiri, organisasi-organisasi guru lain mulai bermunculan satu per satu. Di antara yang terbentuk pada masa itu adalah Hogere Kweekschool Bond (HKSB), Persatuan Goeroe Bantoe (PGB), Vereniging Van Muloleerkrachten (VVM), Persatuan Goeroe Desa (PDS), serta sejumlah organisasi guru lainnya.

Mengutip laman kemdikbud.go.id, terdapat kurang lebih 32 organisasi guru yang aktif pada masa itu. Namun, pada tahun 1932, organisasi–organisasi tersebut memutuskan untuk melebur dalam wadah baru yang dinamakan Persatuan Guru Indonesia (PGI).

Perjuangan PGI pun tidak lagi sekadar berfokus pada peningkatan kesejahteraan pendidik dan mutu pendidikan agar tidak tertinggal dari Belanda, tetapi juga beralih menjadi gerakan pemersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal itu terlihat jelas dari pemilihan nama organisasi yang tidak lagi memakai sebutan “Hindia Belanda”.

Lahirnya PGRI

Memasuki masa pendudukan Jepang, kondisi Indonesia memburuk di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Pada periode tersebut, sekolah-sekolah tidak diperkenankan beroperasi sehingga aktivitas pendidikan praktis terhenti.

Setelah Indonesia merdeka, semangat untuk membangun kembali dunia pendidikan kembali bangkit. Dari dorongan tersebut muncul gagasan mengadakan kongres untuk menyatukan seluruh guru dari berbagai latar dan golongan. Sekat-sekat antarpendidik dihapuskan demi memajukan pendidikan nasional.

Kongres Guru Indonesia akhirnya terselenggara pada 24–25 November di Surakarta, Jawa Tengah. Kongres ini melahirkan organisasi guru tingkat nasional yang diberi nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), yang berdiri pada 25 November 1945.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi guru dalam pembangunan bangsa, pemerintah kemudian menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 yang menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, bertepatan dengan hari lahir PGRI. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN