Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Pikir Dulu Baru Klik, Pesan Sederhana Cara Pasukan Dongeng Kenalkan Literasi Digital ke Anak

Mistar.idKamis, 8 Januari 2026 19.28
journalist-avatar-top
SH
pikir_dulu_baru_klik_pesan_sederhana_cara_pasukan_dongeng_kenalkan_literasi_digital_ke_anak

Foto bersama usai kegiatan literasi digital kepada anak-anak lewat dongeng. (foto: susan/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pesan sederhana ‘Pikir Dulu Baru Klik’ menjadi inti literasi digital yang disampaikan komunitas Pasukan Dongeng kepada anak-anak di Homeschooling HSPG Medan melalui cerita dan boneka. Pendekatan ini dinilai efektif karena disesuaikan dengan kondisi dan karakter anak yang beragam, sehingga pesan penggunaan teknologi dapat dipahami sejak dini.

Perwakilan Pasukan Dongeng, Ardian, mengatakan penyampaian cerita membutuhkan upaya tersendiri karena setiap anak memiliki latar dan respons yang berbeda.

“Hari ini seru, adik-adik punya kondisi yang beragam. Jadi butuh effort dari Pasukan Dongeng, khususnya saya yang membawakan cerita,” ujar Ardian saat ditemui Mistar di Jalan Sei Batang Serangan, Medan Petisah, Kamis (8/1/2025).

Ia menjelaskan, cerita yang dibawakan mengangkat pesan utama literasi digital, yakni mengajak anak untuk berpikir terlebih dahulu sebelum mengakses atau mengklik sesuatu di perangkat digital.

“Pada intinya pesan yang disampaikan tentang literasi digital adalah ‘pikir dulu baru klik’, supaya adik-adik bisa benar-benar menggunakan teknologi dengan baik dan orang tua juga bisa mengawasi teknologi yang mereka pakai,” katanya.

Materi ‘Pikir Dulu Baru Klik’, sebut Ardian, disiapkan berdasarkan permintaan HSPG dan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan. Ia berharap pendekatan literasi digital berbasis dongeng ini dapat menjangkau lebih banyak anak melalui kunjungan ke sekolah-sekolah.

“Harapannya literasi digital ini bisa ke sekolah-sekolah sebagai kolaborasi Pasukan Dongeng dengan Kominfo, dengan versi anak-anak agar mereka lebih paham literasi digital,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan Diskominfo Kota Medan, Rizka Firdaliah, menyampaikan kolaborasi literasi digital bersama Pasukan Dongeng ini merupakan yang pertama kali dilakukan, dan diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin ke depannya.

Ia menuturkan, tujuan utama adalah mendekatkan pemahaman digital kepada generasi Z dan generasi Alpha agar melek teknologi disertai kecerdasan dalam penggunaannya. “Semoga Gen Z dan Gen Alpha bisa melek digital dengan diikuti kecerdasan juga, jadi mereka ga kebablasan,” ujarnya.

Rizka menambahkan, metode berdongeng dengan boneka dipilih agar pesan literasi digital lebih mudah diterima anak-anak. Diskominfo, kata dia, akan terus mendukung kegiatan serupa dan berupaya menjangkau sekolah-sekolah lainnya.

“Kalau (kegiatan ini) menjadi program, pengennya sebulan sekali dilaksanakan, tapi itu nanti akan didiskusikan lagi. Yang jelas, Diskominfo akan tetap mendukung dan hadir di sekolah-sekolah lain,” katanya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN