19.8 C
New York
Friday, May 24, 2024

Prabowo dan Gibran Beda Penilaian Tanggapi Rencana Demo di MK

Jakarta, MISTAR.ID

 Adanya rencana para pendukungya menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) ditanggapi berbeda oleh pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Melalui keterangan videonya, pada Kamis (18/4/24) malam, Prabowo mengimbau para pendukungnya menunda aksi demo di depan Gedung MK yang rencananya digelar, pada Jumat (19/4/24).

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu mengingatkan para pendukungnya agar tak terpancing oleh narasi kecurangan yang dituduhkan terhadap Prabowo-Gibran.

Baca juga:Soal Amicus Curiae, Jubir MK: Otoritas Hakim Konstitusi

“Tuduhan kecurangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) saat ini bergulir di MK adalah tudingan yang kejam,” kata Menteri Pertahanan (Menhan) di Kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu.

Prabowo menegaskan, tuduhan kecurangan dengan memanfaatkan bantuan sosial (bansos) ataupun aparat penegak hukum (APH) tidak berdasar. Dia menilai, kemenangannya bersama Gibran adalah hasil kerja keras sejumlah pihak.

Disampaikan, sebanyak 58 persen pemilih yang mendukung Prabowo-Gibran di Pemilihan Umum (Pemilu) lalu merasa terusik dengan tudingan tersebut.

Baca juga: Tenyata Hanya 14 Amicus Curiae Bakal Dikaji Hakim MK

Sedangkan Gibran tak mempermasalahkan adanya wacana demo dari para pendukung di Gedung MK.

“Ya Gak gimana-gimana, saya di Solo saja. Silahkan yang penting tertib,” paparnya saat dijumpai wartawan di Balai Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Kamis (18/4/24).

“Yang penting tertib tak mengganggu kegiatan warga,” sambung putra sulung Presiden Jokowi ini. (tmp/hm16)

Related Articles

Latest Articles