Skor Sementara Inggris vs Argentina 1-0: Anthony Gordon Pecah Kebuntuan

Para pemain Inggris merayakan gol Anthony Gordon. (foto:getty image via fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID, (16/7/2026) – Inggris akhirnya memecah kebuntuan dalam duel sarat gengsi melawan Argentina pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026. Anthony Gordon mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-55 setelah memanfaatkan assist dari Morgan Rogers untuk membawa The Three Lions unggul 1-0 di Atlanta Stadium.
Gol tersebut menjadi momen yang mengubah arah pertandingan. Setelah babak pertama berlangsung sangat ketat dan minim peluang, Inggris mampu menemukan celah di pertahanan juara bertahan saat memasuki babak kedua. Gordon melepaskan penyelesaian dengan kaki kanan yang menghasilkan nilai xG 0,38 dan xGOT 0,97, menunjukkan kualitas eksekusi yang hampir sempurna.
Babak Pertama: Duel Keras, Peluang Minim
Semifinal ini sejak awal memang diprediksi berlangsung ketat. Inggris dan Argentina lebih banyak terlibat pertarungan fisik serta duel lini tengah dibandingkan menciptakan peluang berbahaya.
Statistik babak pertama bahkan mencatat kombinasi expected goals (xG) hanya 0,08. Angka tersebut menjadi salah satu yang terendah dalam sejarah fase gugur Piala Dunia modern. Tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran selama 45 menit pertama, sementara pelanggaran terus bermunculan.
Argentina mencoba mengendalikan ritme melalui Lionel Messi, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister. Namun, Inggris tampil disiplin. Jude Bellingham, Declan Rice, serta Elliot Anderson mampu mempersempit ruang gerak Albiceleste.
Peluang terbaik Inggris sebelum jeda datang melalui sundulan John Stones pada menit ke-33. Sementara itu, Argentina hampir mencetak gol lewat tembakan Enzo Fernandez yang melayang tipis di atas mistar.
Sorotan Unggulan: Keputusan Berani Tuchel Terbayar
Salah satu keputusan paling menarik dari Thomas Tuchel adalah memberikan kesempatan menjadi starter kepada Morgan Rogers di sektor kanan serangan. Pilihan tersebut terbukti tepat.
Rogers tidak hanya aktif menekan pertahanan Argentina, tetapi juga menjadi pencipta assist untuk gol keunggulan sementara Inggris. Pergerakan dinamisnya membuat Lisandro Martinez dan Nicolas Tagliafico beberapa kali kesulitan menjaga keseimbangan lini belakang Argentina.
Di sisi lain, Anthony Gordon kembali menunjukkan mengapa dirinya menjadi salah satu senjata paling berbahaya Inggris sepanjang turnamen. Kecepatan, agresivitas, dan kemampuan mencari ruang menjadi faktor penting yang akhirnya memecahkan kebuntuan.
Fakta Menarik dan Unik
1. Semifinal dengan Intensitas Luar Biasa
Banyak pengamat menggambarkan pertandingan ini lebih mirip pertarungan taktik dan mental dibandingkan festival gol. Kedua tim tampil penuh determinasi karena tiket final melawan Spanyol sudah di depan mata.
2. Messi Berhasil Dibatasi
Meski menjadi pusat perhatian, Lionel Messi relatif kesulitan menemukan ruang. Inggris menempatkan banyak pemain di area sentral sehingga kapten Argentina tersebut tidak leluasa membangun serangan seperti biasanya.
3. Pertahanan Jadi Fondasi Inggris
Sebelum gol Gordon tercipta, lini belakang Inggris tampil sangat solid. Jordan Pickford, John Stones, dan Marc Guehi berhasil meredam sejumlah situasi berbahaya yang dibangun Julian Alvarez dan Giuliano Simeone.
4. Morgan Rogers Menjawab Kepercayaan
Bermain sejak menit pertama dalam laga sebesar semifinal Piala Dunia bukan perkara mudah. Namun, Rogers justru tampil berani dan menghasilkan kontribusi langsung berupa assist.
Insight Mendalam: Inggris Menang Lewat Struktur, Bukan Spektakel
Pertandingan ini menunjukkan evolusi Inggris di bawah Thomas Tuchel. Jika sebelumnya mereka sering mengandalkan momen individu, kali ini kemenangan dibangun melalui organisasi permainan yang disiplin.
Inggris tidak tergoda bermain terbuka melawan Argentina. Mereka sabar menunggu momen yang tepat, menjaga bentuk pertahanan, lalu menghukum lawan ketika kesempatan datang.
Sebaliknya, Argentina terlihat kesulitan menghadapi blok pertahanan Inggris yang rapat. Ketergantungan pada kreativitas Messi berhasil diminimalkan sehingga aliran serangan Albiceleste tidak berjalan seefektif biasanya.
Gol Anthony Gordon bukan sekadar angka di papan skor. Gol tersebut mencerminkan efektivitas strategi Inggris: bertahan dengan disiplin, menyerang dengan cepat, dan memaksimalkan peluang yang tersedia.
Jika mampu mempertahankan keunggulan ini hingga peluit akhir, Inggris akan melangkah ke final Piala Dunia 2026 dan berpeluang mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali meraih gelar juara dunia.
(fotmob/hm27)
BERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER













