Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OTOMOTIF

China Salip Jepang, Jadi Pemasok Mobil Terbesar ke Australia

Mistar.idSabtu, 4 April 2026 pukul 13.14 WIB
china_salip_jepang_jadi_pemasok_mobil_terbesar_ke_australia_

Pabrik BYD di China. (Foto: BYD)

news_banner

Australia, MISTAR.ID

China untuk pertama kalinya resmi melampaui Jepang sebagai sumber impor kendaraan terbesar ke Australia, menandai perubahan signifikan dalam peta industri otom

otif negara tersebut.

Berdasarkan data dari Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) yang dikutip Carnewschina, Jumat (3/4/2026), pergeseran ini terjadi pada Februari 2026. Impor kendaraan dari China mencapai 22.300 unit atau sekitar 25 persen pangsa pasar. Angka tersebut mengungguli Jepang dengan 21.600 unit dan Thailand sebesar 19.400 unit.

Capaian ini menjadi titik balik dominasi Jepang yang telah berlangsung sejak 1998 di pasar otomotif Australia.

Lonjakan impor kendaraan asal China didorong oleh meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) yang lebih terjangkau. Produsen seperti BYD menjadi salah satu pemain utama dalam tren ini.

Penjualan BYD tercatat melonjak 160 persen menjadi 10.200 unit dalam dua bulan pertama tahun ini. Selain itu, Great Wall Motor (GWM) juga mencatat kinerja kuat di segmen SUV dan kendaraan pikap (ute), dengan pertumbuhan penjualan 23,4 persen sepanjang 2025.

Pasar otomotif Australia sendiri sangat bergantung pada impor setelah berakhirnya produksi mobil dalam negeri beberapa tahun lalu. Tanpa tarif impor serta tingginya minat terhadap SUV dan kendaraan niaga ringan, Australia menjadi target strategis bagi ekspansi produsen global.

Dalam beberapa tahun terakhir, merek China semakin agresif memasuki pasar tersebut. Sejak 2020, sedikitnya sembilan merek baru telah hadir, sehingga totalnya kini lebih dari selusin, termasuk MG Motor dan Chery.

Secara keseluruhan, penjualan kendaraan listrik di Australia mencapai sekitar 103 ribu unit tahun lalu, dengan kontribusi signifikan dari produsen asal China.

Analis industri memproyeksikan dominasi ini akan terus menguat. Jika tren harga kompetitif dan inovasi teknologi berlanjut, produsen mobil China berpotensi menguasai lebih dari 40 persen pasar kendaraan baru Australia pada 2030. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN