Saturday, October 17, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Van Gaal Sebut Kasus Keuangan Man City Jadi Penyebab Pemecatannya di MU

Mistar.idSabtu, 17 Oktober 2026 pukul 13.52 WIB
van_gaal_sebut_kasus_keuangan_man_city_jadi_penyebab_pemecatannya_di_mu_

Louis Van Gaal. (Foto: JB Autissier/Panoramic/Ant)

Jakarta, MISTAR.ID (17/10/2026) — Persaingan Manchester United dan Manchester City musim 2015-2016 kembali jadi sorotan setelah Louis van Gaal mengaitkan kegagalan lolos ke Liga Champions dengan pemecatannya dari Old Trafford.

Mantan pelatih asal Belanda itu menyampaikan pandangannya melalui surat elektronik kepada The Athletic yang dikutip sejumlah media pada 16 Oktober 2026. Ia menyoroti kasus keuangan Manchester City di tengah putusan Komisi Independen Premier League.

Pada akhir musim 2015-2016, Manchester United dan Manchester City sama-sama mengumpulkan 66 poin di Premier League. City yang saat itu dilatih Manuel Pellegrini finis di atas United berkat selisih gol yang lebih baik sehingga berhak ke Liga Champions, sementara United harus puas di luar zona kualifikasi.

Van Gaal menilai kegagalan itu menjadi faktor penentu di balik keputusan manajemen memberhentikannya. Ia menangani United selama dua musim, 2014-2016, dan mempersembahkan Piala FA pada musim terakhirnya.

"Bagi saya, pada saat itu, gagal lolos ke Liga Champions pada 2016 kemungkinan besar menjadi faktor penentu pemecatan saya dari Manchester United, beserta segala konsekuensi dan penderitaan yang menyertainya. Saya tidak bisa memutar kembali sejarah. Bahkan FA pun tidak bisa melakukannya," ujar Van Gaal.

Pernyataan Van Gaal muncul setelah pada 29 September 2026 Premier League mengumumkan bahwa komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas pelanggaran serius aturan keuangan periode 2009-2010 hingga 2017-2018. Periode tersebut mencakup musim 2015-2016 ketika City finis di atas United.

Komisi menilai ada praktik kontrak sponsor fiktif dan penyampaian informasi keuangan yang menyesatkan. Manchester City membantah temuan itu dan telah mengajukan banding. Sanksi resmi belum dijatuhkan.

Van Gaal menegaskan soal hukuman sepenuhnya menjadi kewenangan pengadilan. "Pada akhirnya, itu harus diputuskan oleh hakim," katanya.

Sementara itu, mantan kapten Liverpool Steven Gerrard juga ikut bersuara soal kasus City. Dalam program The Overlap Daily pada 12 Oktober 2026, Gerrard mengusulkan hukuman jangka panjang berupa larangan transfer dan pengurangan poin selama beberapa musim, serta pemberian tanda bintang pada gelar yang diraih selama periode pelanggaran.

Gerrard menilai degradasi ke Championship tidak cukup adil karena City dinilai akan langsung kembali ke Premier League. Ia menegaskan pernyataannya merupakan pendapat pribadi dan bukan keputusan resmi liga.(suaraindependensnews/hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN