Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Usai Liga Champions, Fans PSG di Paris Ricuh

Mistar.idMinggu, 31 Mei 2026 pukul 10.54 WIB
usai_liga_champions_fans_psg_di_paris_ricuh

Perayaan kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) usai menjuarai Liga Champions 2025-2026 berujung ricuh di sejumlah titik di Paris, Prancis. (Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu)

news_banner

Paris, MISTAR.ID

Perayaan kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) usai menjuarai Liga Champions 2025-2026 berujung ricuh di sejumlah titik di Paris, Prancis. Kepolisian setempat menangkap lebih dari 130 orang setelah terjadi bentrokan dan gangguan keamanan saat ribuan suporter merayakan keberhasilan tim mereka.

PSG memastikan gelar Liga Champions kedua secara beruntun setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada laga final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) malam waktu setempat.

Di Paris, lebih dari 40 ribu pendukung PSG memadati area sekitar Parc des Princes untuk menyaksikan pertandingan melalui layar raksasa. Namun, euforia kemenangan berubah menjadi kericuhan di sejumlah lokasi.

Sejumlah media Prancis menayangkan rekaman yang memperlihatkan bentrokan singkat antara suporter dan aparat keamanan. Asap terlihat membumbung dari beberapa titik saat kerusuhan terjadi.

Mengutip laporan Guardian, kepolisian Paris mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan wilayah-wilayah yang dianggap rawan. Hingga pukul 23.00 waktu setempat, lebih dari 130 orang telah diamankan.

Polisi juga melaporkan sedikitnya enam kendaraan dan dua bangunan toko mengalami kerusakan akibat aksi vandalisme yang terjadi selama perayaan.

Menurut media setempat, sebagian suporter menyalakan dan menembakkan kembang api ke arah petugas keamanan. Aparat kemudian merespons dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Dalam sejumlah video yang beredar, petugas antihuru-hara terlihat mengejar kelompok suporter yang terlibat kericuhan serta memadamkan flare yang dibuang di jalanan.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, mengatakan pemerintah telah menyiapkan pengamanan ketat guna mencegah kekerasan meluas.

“Ada sistem pengamanan yang sangat kuat dan sangat solid untuk membatasi kekerasan,” ujarnya.

Juru bicara kepolisian Paris menegaskan bahwa aparat berupaya memastikan masyarakat dapat merayakan kemenangan secara aman dan tertib.

Pemerintah Prancis mengerahkan sekitar 22 ribu polisi untuk mengamankan perayaan final Liga Champions. Langkah tersebut diambil menyusul pengalaman kerusuhan pada musim lalu yang menewaskan dua orang dan menyebabkan hampir 200 orang mengalami luka-luka saat PSG meraih gelar Eropa pertamanya.

Meski sempat terjadi kericuhan di beberapa lokasi, sebagian besar perayaan berlangsung relatif kondusif. Ribuan pendukung PSG tetap memadati kawasan Champs-Elysees untuk merayakan keberhasilan tim mereka.

Polisi memperkirakan sekitar 20 ribu orang berkumpul di kawasan ikonik tersebut. Meski sejumlah suporter menyalakan flare dan kembang api, situasi secara umum masih dapat dikendalikan aparat keamanan. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN