Untuk Kenang Tumsila, PSMS Medan Usulkan Pakai Pita Hitam di Laga Kandang

Presiden Klub PSMS Medan Fendi Jonathan. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (8/10/2026) — PSMS Medan mengupayakan pemakaian pita hitam saat bertanding untuk mengenang kepergian legenda klub, Tumsila. Rencana tersebut akan diterapkan pada laga kandang.
Presiden Klub PSMS Medan Fendi Jonathan mengatakan upaya itu sebagai bentuk penghormatan. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada izin pengawas pertandingan.
"Iya, tapi tergantung dari match commissioner nanti. Soalnya kita masih ada beberapa pertandingan lagi baru main di kandang," ujarnya kepada MISTAR, Kamis (8/10/2026).
Laga kandang terdekat PSMS Medan akan berlangsung melawan PSIS Semarang pada 25 Oktober 2026.
"Kalau nanti match commissioner mengizinkan pakai pita hitam, tidak apa-apa, untuk menghargai legenda kita," kata Fendi.
Diberitakan sebelumnya, legenda PSMS Medan Tumsila meninggal dunia pada usia 79 tahun, Kamis (8/10/2026) pagi. Ia berpulang di kediamannya setelah lebih dari setahun berjuang melawan sakit. Kondisi kesehatannya sempat menurun dalam beberapa bulan terakhir.
Tumsila merupakan legenda PSMS Medan dan Timnas Indonesia era 1960-an hingga 1970-an yang dijuluki Si Kepala Emas karena ketajamannya mencetak gol melalui sundulan.
Ia dikenang sebagai salah satu pemain yang membawa PSMS Medan meraih gelar juara Perserikatan untuk pertama kali pada 1967.(hm02)
PREVIOUS ARTICLE
King Kenang Tumsila, Legenda PSMS Medan Julukan Si Kepala Emas















































