Saturday, October 17, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Pedro Neto Borong Dua Gol, Chelsea Bungkam Everton dan Akhiri Rekor Tak Terkalahkan The Toffees

Mistar.idSabtu, 17 Oktober 2026 pukul 21.03 WIB
pedro_neto_borong_dua_gol_chelsea_bungkam_everton_dan_akhiri_rekor_tak_terkalahkan_the_toffees

Pedro Neto Borong Dua Gol. (foto:chatgpt/mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (17/10/2026) — Chelsea mencuri tiga poin dari markas Everton setelah menang 2-0 pada pekan ketujuh Premier League 2026/2027 di Hill Dickinson Stadium, Sabtu (17/10/2026). Pedro Neto menjadi bintang kemenangan The Blues lewat dua gol pada babak kedua, sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan The Toffees musim ini.

Kemenangan ini juga menjadi momentum penting bagi Chelsea asuhan Xabi Alonso. Selain membawa pulang tiga poin, The Blues mengakhiri rentetan 22 pertandingan Premier League tanpa clean sheet.

Pedro Neto Hancurkan Pertahanan Everton

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Chelsea langsung tancap gas. Neto membuka keunggulan pada menit ke-46 melalui penyelesaian kaki kiri setelah Morgan Rogers dan Jorrel Hato membangun serangan cepat dari sisi pertahanan Everton.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Everton yang sebelumnya mampu memberikan perlawanan harus meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.

Namun, pertahanan Chelsea mampu meredam tekanan tuan rumah. Neto kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-90 melalui gol keduanya, memanfaatkan bola pantul dari tendangan bebas yang membentur pagar betis.

Dua gol tersebut menjadi brace pertama Neto dalam 187 penampilan di Premier League.

Everton Sia-siakan Peluang Emas

The Toffees sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Thierno Barry sempat memperoleh kesempatan melalui sundulan, tetapi bola mengarah tepat kepada Emiliano Martínez.

Jack Grealish juga nyaris memecah kebuntuan lewat tendangan voli yang memaksa Martínez melakukan penyelamatan penting. Sementara itu, Chelsea hampir unggul sebelum jeda ketika tendangan voli Moisés Caicedo membentur mistar gawang.

Maxence Lacroix juga mendapat peluang dari situasi sepak pojok, tetapi Harrison Armstrong berhasil menyapu bola tepat di garis gawang.

Kegagalan memaksimalkan peluang menjadi salah satu faktor yang membuat Everton kesulitan mengejar ketertinggalan. Sebaliknya, Chelsea tampil lebih klinis ketika mendapatkan kesempatan di depan gawang.

Chelsea Akhiri Puasa Clean Sheet

Kemenangan di Merseyside tidak hanya ditentukan oleh ketajaman Neto. The Blues juga menunjukkan ketahanan pertahanan yang lebih baik setelah sebelumnya gagal mencatatkan clean sheet dalam 22 pertandingan liga.

Chelsea sempat menghadapi situasi sulit ketika Martínez mengalami benturan keras dengan bek Everton, Jarrad Branthwaite, saat berebut bola udara pada menit ke-67.

Sang penjaga gawang harus mendapatkan perawatan panjang sebelum digantikan Mike Penders pada menit ke-75. Kiper berusia 21 tahun itu kemudian membantu Chelsea mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Insiden tersebut menjadi salah satu momen paling mengkhawatirkan dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan diwarnai sejumlah duel fisik.

Dampak bagi Chelsea dan Everton

Tambahan tiga poin memperkuat posisi Chelsea dalam persaingan papan atas Premier League. Kemenangan ini juga menjadi modal penting bagi Xabi Alonso untuk membangun konsistensi tim, terutama setelah lini pertahanan mereka sempat menjadi sorotan.

Di kubu seberang, kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Everton setelah mengawali musim dengan enam pertandingan tanpa kekalahan. Pasukan David Moyes harus segera memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir agar mampu kembali bersaing.

Hasil akhir Everton 0-2 Chelsea menegaskan perbedaan kedua tim dalam memanfaatkan peluang. Everton mampu memberikan perlawanan, tetapi Pedro Neto tampil lebih tajam pada momen krusial.

Pedro Neto menjadi pembeda, Chelsea mengakhiri paceklik clean sheet, dan Everton harus menerima kekalahan perdana mereka di Premier League musim ini.

(fotmob/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN