Thursday, October 8, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Marc Marquez Soroti Format Baru MotoGP 2027: Lebih Intens dan Menguras Tenaga

Mistar.idKamis, 8 Oktober 2026 pukul 17.56 WIB
marc_marquez_soroti_format_baru_motogp_2027_lebih_intens_dan_menguras_tenaga

Marc Marquez. (foto: getty images/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - MotoGP akan menerapkan perubahan format pada musim 2027. Salah satu perubahan yang cukup mencolok adalah diberlakukannya sesi kualifikasi terpisah untuk Sprint dan balapan utama.

Perubahan tersebut mendapat perhatian dari sejumlah pembalap, termasuk Marc Marquez. Rider asal Spanyol itu menilai format baru tersebut berpotensi membuat akhir pekan balapan menjadi lebih padat dan melelahkan bagi para pembalap.

Dilansir dari Crash, format MotoGP 2027 akan membuat sesi kualifikasi untuk Sprint dan Grand Prix berlangsung secara terpisah.

Jika sebelumnya hasil kualifikasi digunakan untuk menentukan posisi start pada Sprint sekaligus balapan utama, mulai 2027 masing-masing balapan akan memiliki sesi kualifikasi sendiri.

Kualifikasi untuk Sprint dijadwalkan berlangsung pada Jumat dengan durasi 15 menit. Sementara itu, sesi kualifikasi untuk balapan utama tetap digelar pada Sabtu. Dengan sistem tersebut, posisi start pembalap pada Sprint dan balapan utama nantinya dapat berbeda.

Perubahan ini mendapat tanggapan beragam dari para pembalap. Sejumlah rider menilai format tersebut bisa menambah beban pekerjaan mereka karena agenda yang harus dijalani sepanjang akhir pekan menjadi semakin padat.

Marc Marquez pun memberikan pandangannya mengenai perubahan tersebut. Menurutnya, perlu dilihat terlebih dahulu tujuan utama dari penerapan format baru itu.

"Menarik untuk memahami apa tujuan utama dari perubahan itu, karena bagi pembalap, hal itu justru membuat segalanya lebih intens dan lebih menguras tenaga," ujar Marquez.

Juara dunia MotoGP tersebut menilai jadwal yang berlaku saat ini sebenarnya sudah cukup padat bagi pembalap. Namun, ia menyadari keputusan mengenai format kompetisi bukan berada di tangan para rider.

"Dengan jadwal saat ini saja, itu sudah cukup. Tapi bukan kami yang memutuskan. Situasinya memang seperti ini dan kami tidak bisa ngomong apa-apa," katanya.

Marquez juga menegaskan bahwa para pembalap pada akhirnya harus mengikuti keputusan yang telah ditetapkan. "Pilihannya hanya menerima atau menolak. Situasinya memang begitu adanya," tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN