Klasemen Serie A Terbaru: Torino Bungkam Udinese 2-1, Inter dan Lazio Masih di Puncak

Klasemen Serie A Terbaru: Torino Bungkam Udinese 2-1, Inter dan Lazio Masih di Puncak. (foto ilustrasi:gemini/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (13/10/2026) — Torino meraih kemenangan krusial atas Udinese dengan skor 2-1 pada pekan keenam Serie A 2026/2027. Hasil ini memperbaiki posisi Torino di klasemen, sementara Udinese kian terpuruk setelah menelan empat kekalahan beruntun.
Persaingan klasemen Serie A 2026/2027 semakin menarik. Torino mengamankan tiga poin setelah menundukkan Udinese 2-1, sedangkan Inter dan Lazio masih memimpin dengan koleksi 16 poin.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Torino membuka keunggulan melalui Daniel Bragança pada menit ke-36. Udinese menyamakan skor lewat Jurgen Ekkelenkamp tujuh menit kemudian, tetapi Sandro Kulenović memastikan kemenangan tuan rumah pada menit ke-67.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Torino untuk memperbaiki posisi di papan tengah. Sebaliknya, Udinese harus segera berbenah agar tidak semakin dekat dengan zona degradasi.
Torino vs Udinese: Gol Kulenović Jadi Penentu Kemenangan
Torino tampil agresif sejak awal pertandingan. Peluang Ché Adams yang membentur tiang gawang menjadi salah satu ancaman serius sebelum Daniel Bragança memecah kebuntuan pada menit ke-36 melalui situasi sepak pojok.
Udinese merespons menjelang turun minum. Jurgen Ekkelenkamp mencetak gol penyeimbang lewat tembakan kaki kiri yang disahkan setelah tinjauan VAR.
Memasuki babak kedua, Torino meningkatkan intensitas serangan melalui sejumlah pergantian pemain. Strategi tersebut membuahkan hasil ketika Sandro Kulenović mencetak gol penentu pada menit ke-67.
Udinese berusaha menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir, tetapi pertahanan Torino mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Klasemen Serie A: Inter dan Lazio Bersaing Ketat di Puncak
Inter dan Lazio sama-sama mengoleksi 16 poin dari enam pertandingan, dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang. Inter unggul dalam produktivitas setelah mencetak 18 gol, sedangkan Lazio menunjukkan pertahanan lebih solid dengan hanya kebobolan empat gol.
Roma membayangi di posisi ketiga dengan 14 poin, disusul Cagliari dengan 13 poin. Sementara itu, AC Milan menempati posisi kelima dengan 12 poin.
Di papan tengah, Torino berada di peringkat ke-12 dengan tujuh poin berdasarkan data klasemen yang tersedia. Kemenangan atas Udinese menjadi tambahan berharga setelah mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Udinese menempati posisi ke-15 dengan empat poin. Mereka mencetak sembilan gol, tetapi sudah kebobolan 13 kali. Catatan tersebut menunjukkan bahwa persoalan lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah utama.
Torino Efektif, Udinese Kehilangan Konsistensi
Salah satu faktor penentu kemenangan Torino adalah kualitas peluang. Gol Kulenović memiliki nilai expected goals (xG) sebesar 0,96, yang menunjukkan peluang tersebut tergolong sangat berkualitas.
Di sisi lain, Udinese sebenarnya mampu memberikan perlawanan melalui Ekkelenkamp dan beberapa peluang pada babak kedua. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal membawa pulang poin.
Kekalahan ini juga memperpanjang tren negatif Udinese menjadi empat laga beruntun. Jika tidak segera memperbaiki koordinasi pertahanan dan transisi permainan, posisi mereka berpotensi semakin tertekan.
Analisis: Tiga Poin Penting bagi Torino, Alarm Bahaya bagi Udinese
Kemenangan atas Udinese memberikan dorongan moral bagi Torino, tetapi konsistensi masih menjadi tantangan. Dengan tujuh poin dari enam laga, Torino membutuhkan hasil positif beruntun untuk mendekati kelompok papan atas.
Bagi Udinese, evaluasi perlu difokuskan pada organisasi pertahanan, antisipasi bola mati, dan pengambilan keputusan di area berbahaya. Produktivitas sembilan gol menunjukkan potensi serangan mereka masih ada, tetapi kebobolan 13 gol menjadi indikator bahwa keseimbangan antarlini belum optimal.
Sementara itu, persaingan di puncak klasemen Serie A juga belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Inter, Lazio, dan Roma memiliki modal kuat, tetapi perjalanan musim masih panjang dan konsistensi akan menjadi faktor penentu.
Kemenangan Torino 2-1 atas Udinese pun bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil ini mempertegas pentingnya efektivitas di depan gawang sekaligus menjadi peringatan bagi Udinese untuk segera bangkit sebelum persaingan semakin sulit.
(seriea/goal/fotmob/*/hm27)




















































