Thursday, October 15, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Comeback Dramatis! Real Madrid Bangkit dari Ketertinggalan dan Kalahkan Roma 4-3

Mistar.idKamis, 15 Oktober 2026 pukul 09.06 WIB
comeback_dramatis_real_madrid_bangkit_dari_ketertinggalan_dan_kalahkan_roma_43_

Gol Real Madrid di akhir-akhir pertandingan. (foto: reuters/mistar)

Roma, MISTAR.ID - Real Madrid menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menghadapi AS Roma dalam lanjutan Liga Champions. Sempat tertinggal dua gol pada babak kedua, Los Blancos berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan dramatis dengan skor 4-3.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB, menyajikan duel sengit hingga menit-menit terakhir. Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor imbang 1-1 sebelum Roma sempat menjauh melalui dua gol Donyell Malen.

Namun, Madrid bangkit pada penghujung laga. Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Ruediger menjadi aktor penting di balik kemenangan tim tamu setelah mencetak gol dalam delapan menit terakhir pertandingan.

AS Roma langsung tampil menekan sejak pertandingan dimulai. Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, dipaksa bekerja keras untuk menggagalkan peluang Paulo Dybala dan Mario Hermoso dalam sebuah rangkaian serangan berbahaya.


Tuan rumah kembali mengancam melalui kolaborasi Dybala dan Molina. Akan tetapi, penyelesaian akhir mereka belum mampu mengarahkan bola ke dalam gawang Madrid.

Tekanan Roma akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-20. Martin de Roon mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan rangkaian serangan yang melibatkan Donyell Malen, Niccolo Pisilli, dan Matias Soule. Tembakan kaki kanannya dari dekat area depan kotak penalti membawa Roma unggul 1-0.

Roma hampir menggandakan keunggulan ketika Malen merebut bola dari Yan Diomande dan melepaskan tembakan dari sudut sempit. Courtois masih sigap mengamankan gawangnya.

Madrid kemudian merespons lima menit setelah gol pembuka. Kylian Mbappe menerima bola di depan kotak penalti dan melepaskan tendangan keras kaki kanan yang mengarah ke sudut atas gawang. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1.


Madrid sempat memperoleh peluang lain melalui Marc Cucurella yang menyambut umpan panjang dan menusuk ke area pertahanan Roma. Namun, tembakannya belum menemui sasaran. Hingga turun minum, kedua tim belum mampu mencetak gol tambahan.

Memasuki babak kedua, Roma kembali mengambil kendali permainan. Penyerang Donyell Malen membawa tuan rumah unggul 2-1 setelah menerima umpan terobosan Rodrigo Mora yang membelah pertahanan Madrid.

Malen berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain belakang lawan sebelum mengarahkan tembakan kaki kiri ke sudut atas gawang Courtois.

Keunggulan Roma bertambah pada menit ke-57. Kali ini, Matias Soule mengirimkan umpan terobosan yang kembali membuat Malen berada dalam posisi menguntungkan. Dalam situasi satu lawan satu, Malen menuntaskan peluang dengan tembakan mendatar untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan offside. Namun, setelah peninjauan melalui VAR, gol Malen disahkan sehingga Roma tetap unggul dua gol. Madrid sempat kembali menjebol gawang Roma melalui Mbappe. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena posisi offside.

Saat kemenangan Roma tampak semakin dekat, Real Madrid justru memperlihatkan kebangkitan luar biasa pada menit-menit akhir.

Carlos Espi membuka jalan bagi Madrid untuk mengejar ketertinggalan pada menit ke-84. Berawal dari sundulan Endrick yang ditepis kiper Pierluigi Gollini, Espi menyambar bola muntah dari jarak dekat dan memperkecil skor menjadi 2-3.

Momentum tersebut dimanfaatkan Madrid untuk terus menekan. Berawal dari situasi sepak pojok, Endrick berhasil menyambut bola dengan sundulan dari jarak dekat. Gollini gagal menghentikan upaya tersebut sehingga skor berubah menjadi 3-3.

Drama belum berakhir. Pada menit ke-90, Madrid akhirnya berbalik unggul 4-3 melalui Antonio Ruediger.

Gol penentu itu tercipta dari sepak pojok Arda Guler di sisi kanan. Umpan lambungnya mengarah kepada Ruediger yang berada di dalam kotak penalti. Ruediger kemudian menyelesaikan peluang tersebut dengan sontekan yang menggetarkan gawang Roma.

Tiga gol dalam rentang akhir pertandingan memastikan Madrid pulang dengan kemenangan setelah sebelumnya berada dalam posisi tertinggal 1-3.

Hasil ini menjadi bukti ketangguhan Madrid dalam menghadapi tekanan. Sebaliknya, Roma harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol hingga peluit akhir.

Los Blancos mengoleksi enam poin dan menempati posisi kedelapan, sedangkan Roma berada di peringkat ke-25 dengan satu poin.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN