Wednesday, October 14, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Aryna Sabalenka Tersingkir di Wuhan Open 2026, Ann Li Bikin Kejutan Lewat Drama Tiebreak

Mistar.idRabu, 14 Oktober 2026 pukul 21.15 WIB
aryna_sabalenka_tersingkir_di_wuhan_open_2026_ann_li_bikin_kejutan_lewat_drama_tiebreak

Aryna Sabalenka Tersingkir di Wuhan Open 2026, Ann Li Bikin Kejutan Lewat Drama Tiebreak. (foto ilustrasi:wuhanopen/wikipedia/mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (14/10/2026) — Aryna Sabalenka gagal melanjutkan langkah di Wuhan Open 2026 setelah ditaklukkan petenis Amerika Serikat, Ann Li, dalam duel tiga set yang menegangkan. Unggulan teratas itu kalah 6-3, 4-6, 6-7 pada babak 32 besar di Dongfeng Voyah Center Court, Rabu (14/10/2026), berdasarkan data pertandingan yang diberikan.

Hasil ini menjadi kejutan mengingat Sabalenka merupakan mantan juara Wuhan Open tiga kali dan menempati peringkat ke-2 dunia, sedangkan Li berada di peringkat ke-31 WTA.

Servis Pertama Ann Li Jadi Pembeda

Sabalenka mengawali pertandingan dengan merebut set pertama 6-3. Namun, Li bangkit pada set kedua dan menyamakan kedudukan setelah menang 6-4.

Pertarungan berlanjut ke set penentuan yang berakhir melalui tiebreak. Li akhirnya mengunci kemenangan 7-6 sekaligus memastikan langkah Sabalenka terhenti lebih awal di turnamen WTA 1000 tersebut.

Dari sisi statistik, Sabalenka mencatat delapan ace, unggul atas enam ace milik Li. Namun, Li lebih konsisten dalam memasukkan servis pertama, yakni 63 persen berbanding 54 persen.

Li juga memenangkan 72 persen poin melalui servis pertama, lebih tinggi daripada Sabalenka yang mencatat 67 persen. Keunggulan ini menunjukkan efektivitas Li dalam memulai reli dan mempertahankan tekanan pada lawannya.

Sabalenka Lebih Efisien dalam Break Point

Meski kalah, Sabalenka unggul dalam konversi break point. Ia mengamankan empat dari delapan peluang, sedangkan Li mencatat empat konversi dari 17 kesempatan.

Sabalenka juga memenangi 62 persen poin melalui servis kedua, dibandingkan 57 persen milik Li. Namun, Li mencatat 47 poin saat menerima servis, jauh di atas Sabalenka yang membukukan 33 poin.

Data tersebut memperlihatkan duel yang tidak sepenuhnya didominasi Li. Sabalenka unggul dalam sejumlah indikator, tetapi Li mampu memanfaatkan momentum untuk merebut set kedua dan mengamankan kemenangan pada set penentuan.

Kekalahan Mengejutkan bagi Mantan Juara Wuhan

Wuhan memiliki arti penting bagi Sabalenka. Petenis Belarus itu pernah menjuarai turnamen tersebut pada 2018, 2019, dan 2024.

Sabalenka dikenal dengan gaya bermain agresif, servis bertenaga, serta pukulan groundstroke yang keras. Namun, pertandingan ini memperlihatkan bahwa keunggulan daya serang tidak selalu menjamin kemenangan ketika lawan mampu menjaga konsistensi dan bertahan dalam tekanan.

Bagi Li, kemenangan ini menjadi hasil penting melawan salah satu pemain elite dunia. Sementara itu, kekalahan Sabalenka menjadi pengingat bahwa peringkat dan reputasi tidak menjamin hasil pertandingan, terutama dalam duel ketat yang ditentukan oleh beberapa poin krusial.

(wta/wuhanopen/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN