Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
NEWS ROOM

Newsroom: Minibus Tertabrak KA Sribilah di Tebing Tinggi, KAI Sumut Sampaikan Simpati

Mistar.idJumat, 23 Januari 2026 18.30
WA
FA
newsroom_minibus_tertabrak_ka_sribilah_di_tebing_tinggi_kai_sumut_sampaikan_simpati

Newsroom: Minibus Tertabrak KA Sribilah di Tebing Tinggi, KAI Sumut Sampaikan Simpati

Newsroom: Minibus Tertabrak KA Sribilah di Tebing Tinggi, KAI Sumut Sampaikan Simpati

news_banner

Medan, MISTAR.ID


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional 1 Sumatera Utara menyampaikan simpati dan keprihatinan mendalam atas musibah kecelakaan yang melibatkan KA Sribilah Utama dengan sebuah minibus di Kota Tebing Tinggi.

Insiden terjadi di perlintasan liar kilometer 83+300, tepatnya di petak jalan antara Stasiun Laut Tador dan Stasiun Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.24 WIB.

Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre 1 Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan duka cita atas kondisi para korban serta mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur kereta api.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar lokasi kejadian, sebelum melintas masinis KA Sribilah Utama telah membunyikan suling lokomotif secara berulang.

Namun, minibus tiba-tiba melintas dari arah samping di perlintasan tanpa palang pintu dan diduga pengemudi tidak sempat memastikan kondisi jalur aman, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Akibat kejadian tersebut, lokomotif KA Sribilah Utama mengalami kerusakan dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. KAI kemudian mengirimkan lokomotif penolong dari Stasiun Tebing Tinggi.

Seluruh kru dan penumpang KA Sribilah Utama dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka.

Sementara itu, 8 penumpang minibus dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah proses perbaikan selesai, KA Sribilah Utama kembali diberangkatkan menuju Medan pada pukul 19.56 WIB dan mengalami keterlambatan 84 menit.

KAI Divre 1 Sumatera Utara mengingatkan masyarakat agar selalu berhenti, melihat, dan mendengar sebelum melintasi perlintasan sebidang, karena keselamatan jauh lebih berharga daripada terburu-buru di jalan. (hm21)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN