PB IDI Pastikan Kawal Kasus Kematian dr Icha, Soroti Dugaan Intimidasi Anggota DPRD

Logo Ikatan Dokter Indonesia (IDI). (foto:dokumen IDI/mistar)
Medan, MISTAR.ID (7/7/2026) – Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menegaskan akan mengawal kasus kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni yang diduga mendapat intimidasi dari anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum PB IDI, dr Hamzah Hasan, MM. Menurutnya, pihaknya memastikan akan mengawal langkah hukum buntut insiden intimidasi yang dialami dr Icha hingga menyebabkan dirinya meninggal.
"Tentu kita tetap mengawal (proses hukum) kasus tersebut yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) (kematian dr Icha)," ujar Hamzah kepada Mistar, Selasa (7/7/2026).
Lebih lanjut, Hamzah menegaskan PB IDI juga akan mengawal semua kasus yang melibatkan para dokter di Indonesia, mulai dari intimidasi, perundungan, hingga beberapa kasus besar lainnya.
Namun, ia menjelaskan proses pengawalan langkah hukum yang dilakukan PB IDI tentu berbeda-beda. Hal tersebut juga bergantung pada permasalahan yang melibatkan para dokter di lapangan.
"Modelnya berbeda (pengawalan langkah hukum). Ada yang dilimpahkan atau kita menginstruksikan IDI wilayah menangani persoalan itu, ataupun PB IDI sendiri yang juga mengawal proses tersebut," katanya.
Menurutnya, PB IDI turut dilibatkan dalam penanganan permasalahan yang melibatkan para dokter oleh Kementerian Kesehatan, khususnya kasus kematian dr Icha yang dilimpahkan kepada IDI wilayah dan cabang. (hm27)













