Bantuan Pangan Ditingkatkan Jadi 33,2 Juta Penerima

Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima bansos beras 20 kg di Kantor Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (22/07/2025). (merdeka.com/arie basuki)
Jakarta, MISTAR.ID
Pemerintah meningkatkan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan pangan menjadi 33,2 juta keluarga. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa bantuan pangan berupa beras akan disalurkan untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Setiap penerima akan memperoleh jatah 10 kilogram beras per bulan. Dengan penyaluran untuk dua bulan sekaligus, masing-masing KPM akan menerima total 20 kilogram beras.
Jumlah penerima yang mencapai 33,2 juta, maka volume beras yang disalurkan diperkirakan mencapai sekitar 664,8 ribu ton.
“Kalau sebelumnya penerimanya sekitar 18 juta, sekarang meningkat menjadi 30 juta. Tinggal dihitung saja, 20 kilogram dikalikan 30 juta penerima, hasilnya kurang lebih 600 ribu ton beras,” ujar Rizal saat Panen Festival 2026 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026), dilansir dari detikFinance.
Rizal menyampaikan bahwa proses penyaluran bantuan direncanakan dimulai pada pertengahan Maret 2026. Penyaluran tersebut mencakup alokasi Februari dan Maret, sehingga penerima akan langsung mendapatkan 20 kilogram beras sekaligus.
“Saat ini masih dalam tahap persiapan, termasuk menyiapkan karungnya. Perkiraan kami penyaluran dilakukan di bulan Maret, sekitar pertengahan Ramadan, agar bisa membantu meringankan beban masyarakat,” katanya.
Untuk mendukung pelaksanaan program ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11,92 triliun. Tugas pengadaan dan penyaluran bantuan pangan tersebut diberikan kepada Perum Bulog.
Pelaksanaan bantuan pangan ini merupakan hasil keputusan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) yang digelar di Jakarta pada 29 Januari 2026 dan dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Penambahan jumlah KPM dilakukan dengan menyasar kelompok masyarakat pada desil I hingga IV, sebagaimana kriteria penerima program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).
Jumlah penerima bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026 direncanakan meningkat menjadi 33,2 juta KPM setiap bulan.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 81,9 persen dari total KPM pada program serupa sebelumnya yang hanya mencakup sekitar 18,2 juta KPM per bulan. Nantinya, setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk alokasi satu bulan, yang penyalurannya dilakukan oleh Perum Bulog.
Secara keseluruhan, untuk penyaluran bantuan selama dua bulan tersebut, Bulog akan menyalurkan stok beras sebanyak 664,8 ribu ton serta minyak goreng sekitar 132,9 ribu kiloliter. (hm20)













