Waspada! Banjir Rob 2,7 Meter Ancam Pesisir Medan Utara 23–31 Oktober 2026

Ilustrasi: Banjir rob yang melanda kawasan Medan Utara, mencakup Belawan, Labuhan Deli dan Marelan, pada 15 Mei 2026 lalu. Sejumlah kendaraan alami kemacetan akibat banjir rob yang melanda kawasan Medan Utara. (Foto: Dok./mistar/kamaluddin)
Medan, MISTAR.ID (21/10/2026) — Wilayah pesisir Medan Utara diperkirakan menghadapi ancaman banjir rob mulai 23–31 Oktober 2026. Ketinggian banjir rob maksimal diprediksi mencapai 2,7 meter.
Setidaknya tiga kecamatan di Medan Utara diprediksi terdampak banjir rob tersebut. Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Nur Auliakhansa membeberkan kecamatan yang berpotensi terdampak, yakni Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.
"Banjir rob atau banjir pesisir diprediksi melanda wilayah pesisir Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan pada 23–31 Oktober 2026," ujar Nur dalam siaran pers, Rabu (21/10/2026).
Nur menjelaskan, banjir rob disebabkan aktivitas pasang air laut dan fenomena alam lainnya. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada.
"Pasang air laut diprediksi di atas 2,3 meter terjadi pada pukul 00.00–04.00 WIB dengan banjir rob tertinggi mencapai 2,7 meter. Ketinggian pasang air laut diukur dari titik surut terendah," tambahnya.
Ia mengatakan, banjir rob dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat, mobilitas transportasi di sekitar pesisir, serta aktivitas bongkar muat di pelabuhan.(hm02)







































