Friday, October 23, 2026
home_banner_first
MEDAN

SMA Negeri 3 Medan Jadi Induk PJJ Sumut 2026, Jangkau 19 Murid di Daerah Terpencil

Mistar.idJumat, 23 Oktober 2026 pukul 15.05 WIB
sma_negeri_3_medan_jadi_induk_pjj_sumut_2026_jangkau_19_murid_di_daerah_terpencil_

Gedung SMAN 3 Medan. (foto: Susan/Mistar)

Medan, MISTAR.ID (23/10/2026) — SMA Negeri 3 Medan menjadi sekolah induk untuk pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Sumatra Utara yang bertujuan menjangkau anak-anak yang terkendala sekolah reguler. Dalam pelaksanaan perdana pada 2026, tercatat sebanyak 19 murid yang mendaftar dari tiga kabupaten/kota di Sumut.

Ketua Gugus Tugas PJJ Provinsi Sumatra Utara sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 3 Medan, Mesayu Ardiningtyas, merinci bahwa total 19 murid tersebut terdiri atas 12 murid dari penerimaan tahap pertama dan tujuh murid tahap kedua.

"Sebarannya meliputi empat murid melalui SMAN 1 Hinai, Kabupaten Langkat, sembilan murid melalui SMAN 1 Kecamatan Siantar Simalungun, dan enam murid lewat SMAN 2 Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang," kata Mesayu kepada Mistar, Jumat (23/10/2026).

Program ini dirancang khusus untuk menjangkau wilayah dengan hambatan geografis yang cukup ekstrem, salah satunya Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, yang aksesnya harus ditempuh melalui jalur darat dan air.

"Kondisi ini menggambarkan kebutuhan layanan pendidikan yang dapat menjangkau murid dengan hambatan geografis," tuturnya.

Untuk menjamin kualitas proses belajar mengajar, SMAN 3 Medan selaku sekolah induk telah menyiapkan 17 guru mata pelajaran profesional. Mereka berkolaborasi langsung dengan guru pendamping atau tutor di masing-masing sekolah mitra.

Sistem pembelajarannya menerapkan metode hibrida yang memadukan pertemuan sinkronus (daring terjadwal) dan asinkronus (belajar mandiri).

Ia menambahkan, proses ini didukung penggunaan Learning Management System (LMS), Modul Belajar Terintegrasi dari kementerian, serta pemantauan kehadiran dan hasil belajar secara berkala agar para murid dapat menyelesaikan pendidikan menengah mereka dengan tuntas.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN