Friday, October 16, 2026
home_banner_first
MEDAN

Rico Waas Ingin Medan Pertahankan Budaya Lokal dan Terapkan Profesionalisme Jepang

Mistar.idJumat, 16 Oktober 2026 pukul 20.11 WIB
rico_waas_ingin_medan_pertahankan_budaya_lokal_dan_terapkan_profesionalisme_jepang

Wali Kota Medan, Rico Waas, saat menerima kunjungan silaturahmi Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru. (Foto: Diskominfo Medan/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Wali Kota Medan, Rico Waas, ingin nilai-nilai budaya lokal tetap dipertahankan, sembari mengadopsi etos kerja dan profesionalisme masyarakat Jepang untuk mendukung kemajuan Kota Medan.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perpisahan Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, di Balai Kota Medan, Jumat (16/10/2026).

Rico mengatakan, kedisiplinan, budaya tepat waktu, dan profesionalisme menjadi nilai-nilai masyarakat Jepang yang patut dicontoh. Menurutnya, kecintaan terhadap budaya sendiri juga penting untuk membangun daya tarik Kota Medan di tingkat internasional.

“Kota Medan perlu belajar banyak dari Jepang, etos kerja dan nilai-nilai luhur masyarakat Jepang harus diadopsi. Mencintai budaya sendiri dan bergerak secara profesional adalah kunci utama agar kota kita memiliki daya tarik kuat di mata internasional,” ujar Rico.

Ia juga memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan terus membuka diri terhadap investor Jepang.

Rico menyebutkan, Pemko Medan saat ini terus melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan dan perbaikan infrastruktur untuk mendukung perkembangan kota.

“Saat ini kami terus berbenah dalam tata kelola pemerintah serta perbaikan infrastruktur. Harapan kami hubungan baik ini bisa terus terjalin dan silakan datang ke Kota Medan kapan pun,” katanya.

Sementara itu, Furugori Toru mengaku terkesan dengan keramahan dan kearifan lokal masyarakat Kota Medan selama menjalankan tugasnya.

Ia mengatakan, selama bertugas di Medan, dirinya mendapatkan banyak kenangan manis yang sulit dilupakan, terutama keramahan warga yang membuatnya merasa diterima.

“Masyarakat Kota Medan sangat terbuka dan ramah. Di saat orang Jepang terkadang malu menyapa orang baru, warga Kota Medan justru menyapa duluan dengan senyuman hangat. Itu yang membuat saya merasa sangat diterima di sini,” ungkapnya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN